Berita Sukoharjo Terbaru

Pembangunan Ratusan Perumahan Macet Gegara Izin Sulit, BSI Tawarkan Kredit Walau Izin Belum Keluar

BSI berani menawarkan kredit pada para pengusaha properti, walaupun izin pembangunan belum terbit. Namun, bank lain belum berani menirukan langkah BSI

TribunSolo.com/Asep Abdullah
Ilustrasi Perumahan. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bank Syariah Indonesia (BSI) Slamet Riyadi memberikan solusi pada para pengusaha properti yang kesulitan kredit karena belum mendapat izin pembangunan. 

Mereka menyebut bisa memberikan kredit pada para pengusaha walaupun izin pembangunan perumahan belum turun. 

Kepala Cabang BSI Slamet Riyadi, Nuzuwar menawarkan solusi saat banyak usaha properti macet gegara izin yang tidak kunjung keluar.

"Surat keterangan dalam proses kami terima. Dalam rangka penyederhanaan pembiayaan," tuturnya di sela Bimbingan Teknis Perizinan Berusaha Paguyuban Developer Solo Raya pada Rabu (21/9/2022).

Paguyuban Developer Solo Raya mencatat, per 21 September 2022, sebanyak 598 unit rumah masih menunggu izin keluar dari total 5.296 unit yang dibangun di 90 lokasi di Kabupaten Sukoharjo.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.113 merupakan unit rumah subsidi, sedangkan 1.585 unit komersial.

Selain itu, ada kelebihan lain bank syariah dibanding bank konvensional dalam menentukan angsuran.

Baca juga: Saat Developer di Solo Raya Keluhkan Perizinan Bikin Perumahan Tersendat, Berbulan-Bulan Tak Keluar

Di tengah suku bunga dan inflasi yang tidak pasti, bank syariah dinilai memiliki nilai tawar lebih.

"Angsuran lebih fleksibel. Mau dikecilkan di awal, dibesarkan di awal, bisa," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved