Berita Boyolali Terbaru

Rekor, Tanah untuk Proyek Tol Solo-Jogja Ini, Sudah 6 Kali Digugat oleh Anggota Keluarganya Sendiri

Di balik pengerjaan Tol Solo-Jogja, ada cerita di Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Kondisi Dukuh Klinggen, RT 6 RW 2, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Kawasan tanah ini digugat saat akan dibebaskan untuk proyek Tol Solo-Jogja. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bisa jadi, bidang tanah untuk Tol Solo-Jogja yang paling banyak digugat ada Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.

Bagaimana tidak, 4 bidang tanah yang akan digunakan untuk proyek strategis nasional (PSN) tercatat sudah digugat berkali-kali oleh Indri Ali Yanto dan Rini Sarwestri.

Pertama, keduanya melayangkan gugatan ke Pengadilan Agama (PA) Boyolali soal warisan.

Namun gugatan itu tak bisa dikabulkan oleh majelis PA.

Keduanya, lalu mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) soal hibah.

Karena tak cukup bukti, gugatannya pun akhirnya ditolak.

Tak putus asa, gugatan ketiga kembali dilayangkan dengan materi sama. 

Hanya saja, anak salah satu penggugat yang juga menerima hibah dimasukkan dalam pokok materi gugatan.

Lagi-lagi gugatannya ditolak oleh majelis hakim PN.
Untuk mencari keadilan, keduanya langsung banding ke Pengadilan Tinggi Semarang dan di tolak lagi.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved