Info Pendidikan

Hebatnya Siswa-Siswi Inklusi Al Firdaus World Class Islamic School saat Melatih Lifeskill Memasak

Melalui pengembangan lifeskill memasak diharapkan mampu menjadi bekal di masa depan kelak ketika sudah lulus khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Doc
Siswa-Siswi Inklusi Al Firdaus Melatih Lifeskill Memasak Mereka 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjadi salah satu sekolah inklusi terbaik di Solo Raya, Al Firdaus berusaha untuk terus mengembangkan berbagai program guna peningkatan keterampilan peserta didiknya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, disusunlah berbagai program lifeskill yang mampu menunjang dan meningkatkan skill mereka, salah satunya Program Lifeskill Memasak.

Melalui pengembangan lifeskill memasak diharapkan mampu menjadi bekal di masa depan kelak ketika sudah lulus khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus.

Baca juga: Al Firdaus World Class Islamic School Tumbuhkan Rasa Peduli Lingkungan melalui Kreasi Siswa

Selain itu pula kegiatan ini sebenarnya bermanfaat untuk melatih kemandirian mereka, ketika suatu saat sedang sendirian di rumah bisa membuat makanan untuk dirinya sendiri tanpa bergantung kepada bantuan orang lain.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Koordinator Lifeskill Memasak, Bu Estri.

"Ya biar anak tau cara memasak minim bisa memasak hal simple kalau dirumah ditinggal sendiri dan ndak ada makanan,” ujar Bu Estri.

Atas dasar kebutuhan itulah, maka program ini telah menjadi agenda yang pasti diajarkan pada siswa Inklusi Al Firdaus.

Kegiatan ini rutin dilakukan setiap seminggu satu kali bertempat di ruang lifeskill puspa Middle Years Programme - High School Al Firdaus Sukoharjo (MYP-HS Al Firdaus).

Materi yang diajarkan pun beragam, mulai dari pengenalan berbagai jenis peralatan memasak, cara penggunaannya, bahan-bahan dasar di dapur, dan bahan membuat masakan.

Baca juga: Di Al Firdaus World Class Islamic School, Ada Al Kahfi Time: Wujud Penerapan Nilai MMI 

Menu-menu masakan yang diajarkan juga tidak melulu terkait makanan namun juga minuman.

Menu makanan yang biasa diajarkan adalah cara membuat makanan rumahan yang sederhana terlebih dahulu, seperti cara memasak nasi, cara menggoreng telur, cara memasak sayur dan lain sebagainya.

Begitu pula dengan menu minuman, biasanya diajarkan membuat minuman yang simple seperti cara membuat teh, cara membuat jus buah, dan lainnya.

Harapan jangka panjangnya siswa-siswi berkebutuhan khusus kelak bisa menjadikan keterampilan memasak ini bekal membuka wirausaha mereka sendiri, sehingga nantinya bisa berdaya di masyarakat dan mampu membuka peluang lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Baca juga: Al Firdaus World Class Islamic School Ada Program Terapi Penunjang Pembelajaran Siswa Inklusi

Tak hanya program lifeskill memasak saja, namun ada program lifeskill lain yang juga diajarkan di Al Firdaus, seperti lifeskill design, lifeskill handycraft, lifeskill pertanian, dan lifeskil komputer.

Kesemuanya ini tentunya adalah program-program tambahan yang bermanfaat dan menunjang bagi para peserta didik untuk menghadapi kehidupan kelak di masa mendatang. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved