Berita Solo Terbaru

Keluh Kesah Pedagang Pasar Legi Solo : Sepi Pengunjung, Tak Dapat Bantuan Seperti Buruh Gendong

Dampak kenaikan BBM mulai terasa secara perlahan di Pasar Legi Solo. Daya beli masyarakat yang menurun adalah salah satunya. Pengunjung mulai sepi

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wiji (83), pedagang bawang merah dan putih saat ditemui di Pasar Legi Solo pada Kamis (22/9/2022). Wiji mengeluhkan sepinya pengunjung beberapa hari terakhir. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menurunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga BBM bersubsidi perlahan mulai terasa.

Para pedagang Pasar Legi mengalami situasi tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, mereka mengaku mengalami penurunan pengunjung.

Salah satunya, Wiji (83) penjual bawang merah dan bawang putih di area los.

Baca juga: Hampir Sebulan Harga BBM Naik, Ini Lho Alasan Harga Bahan Pokok di Pasar Legi Solo Relatif Stabil

Baca juga: Gibran Kecewa Pasar Malam Sekaten Solo Diterpa Banyak Keluhan, Begini Tanggapan Dirut EO Diana Ria

"Jualan kaya gini, enggak ada orang. Anaknya kecil-kecil, cari makan susah," kata Wiji, saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (22/9/2022).

Hal ini dikonfirmasi beberapa pedagang lain, seperti Parmi (59), penjual empon-empon.

Meskipun beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, pengunjung pasar yang sepi membuat penghasilannya ikut turun.

"Pengunjung agak sepi," terangnya.

Penjual daging ayam, Supatmi (55) juga merasakan hal serupa.

Ia meminta pemerintah dapat lebih memperhatikan nasibnya dan para pedagang pasar.

Baca juga: Harga BBM Naik, Empon-empon Justru Ramai-ramai Turun Harga, Ketakutan Ditinggal Pembeli Jadi Faktor

Baca juga: Fashion Show Busana Profesi, Cara SD Kristen Widya Wacana Ajak Siswa Hargai Semua Jenis Pekerjaan

Sebab, menurut Supatmi, beberapa buruh gendong warga Solo telah didata untuk diproses mendapatkan bantuan sebagai dampak kenaikan BBM.

Lain halnya dengan para pedagang pasar.

"Untuk pedagang pasar tidak ada bantuan apa-apa. Kalau tukang gendong ada. Kemarin ada kaya telanan pisau itu tapi sudah lama sekali," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved