Berita Boyolali Terbaru

Progres Pembangunan Tol Solo-Jogja: 111 Bidang Tanah Belum Bebas, Ada Tanah Kas Desa hingga Sengketa

111 bidang tanah masih berada dalam proses pembebasan. Banyak faktor yang menjadi penyebab belum bebasnya lahan, dari tanah kas desa hingga sengketa

TribunSolo.com/Tri Widodo
Kondisi pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Minggu (21/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pembebasan tanah untuk Tol Solo-Jogja menunjukkan progres positif.

Dari 908 bidang tanah yang dibutuhkan proyek strategis nasional (PSN) itu, 797 bidangnya sudah dibebaskan.

Kasi Pengadan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali, Djarot Sucahya menyebut ada 111 bidang tanah yang masih dalam proses pembebasan.

111 itu kebanyakan merupakan Tanah Kas Desa (TKD) alias tanah pemerintah.

Baca juga: Sengketa Tanah Tol Solo - Jogja di Klinggen Tak Kunjung Selesai, BPN Bakal Lakukan Konsinyasi

Baca juga: Rekor, Tanah untuk Proyek Tol Solo-Jogja Ini, Sudah 6 Kali Digugat oleh Anggota Keluarganya Sendiri

"Untuk (pembebasan) tanah kas desa ijin dari gubernur sudah turun. Dinas pemerintah desa juga sudah menjadwalkan untuk mengecek lokasi," kata Djarot saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Kamis (22/9/2022).

Dia menyebut TKD yang terdampak tol ini antara lain 26 bidang di Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono dan 11 bidang di Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit.

Seluruh bidang TKD tersebut termasuk kantor desa masing-masing.

Dengan begitu ada dua kemungkinan rencana yang bisa dilakukan pelaksana pembangunan jalan tol. Seperti menunggu hingga kantor desa yang baru selesai dibangun.

"Menyewakan untuk kantor desa sementara hingga kantor desa yang baru selesai dibangun," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved