Berita Sragen Terbaru

Seleksi Calon Sekda Sragen Mengerucut ke Tiga Nama, Tinggal Menunggu Keputusan Bupati Yuni

Nama Calon Sekda Sragen sudah mengerucut ke tiga nama, itu setelah melewati seleksi. Nasib sekda baru di tangan Bupati Sragen.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (21/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Setelah melalui proses yang cukup panjang, calon Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen kini sudah mengerucut menjadi 3 nama. 

Sebelumnya, Sekda Sragen yang masih menjabat saat ini, Tatag Prabawanto akan memasuki masa pensiun per 1 November 2022 mendatang.

Pendaftaran calon Sekda sudah dibuka beberapa waktu lalu, yang kemudian meloloskan 8 nama, dan pada Jumat (23/9/2022) telah diumumkan 3 besar. 

Tiga nama tersebut yakni dr. Hargiyanto, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen), Dwiyanto, S.STP, M.Si (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Sragen), dan Tugiyono, S.H (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sragen).

Tatag Prabawanto mengatakan ketiga nama tersebut kemudian tinggal menunggu persetujuan dari Bupati Sragen siapa yang akan menempati posisi Sekda. 

"Tiga nama kan untuk mendapatkan persetujuan, ketika persetujuan sudah di ACC tinggal Bupati milih yang mana, dari tiga nama terserah Bupati," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Tatag Prabawanto Pensiun November 2022, 8 Nama Bersaing Perebutkan Posisi Sekda Sragen

Tahap selanjutnya yakni tes kesehatan, kemudian dimungkinkan ada jadwal untuk menghadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kapan pengumuman akan keluar, Tatag tidak tahu persis, namun proses pelantikan akan dilaksanakan setelah ia sudah pensiun. 

Menurut Tatag, proses seleksi Sekda kali ini sama dengan dirinya, yang diangkat menjadi Sekda Sragen sejak tahun 2013 lalu.

Menurutnya, sebagai seorang Sekda, siapapun yang terpilih harus memiliki chemistry yang baik dengan Bupati. 

"Siapapun namanya, Sekda harus bisa memiliki chemistry dengan Bupati, hubungan antara yang menggunakan dan digunakan harus bisa seiring dan sejalan," terangnya. 

"Tantangan menjadi sekda adalah mereka harus bisa membantu Bupati mewujudkan visi misi yang tertuang dalam RPJMD dan visi misi pada waktu mencalonkan jadi Bupati," imbuhnya. 

Ia berharap calon Sekda yang terpilih bisa memberikan kinerja yang terbaik, baik untuk pimpinan maupun stakeholder lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved