Berita Sragen Terbaru

Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Sragen : Hingga September, Ada 58 Tersangka, Kebanyakan Pemuda

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) di Kabupaten Sragen masih marak terjadi.

TribunSolo.com / Septiana Ayu
Belasan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba dihadirkan di Mapolres Sragen, Jumat (23/9/2022).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) di Kabupaten Sragen masih marak terjadi.

Satresnarkoba Polres Sragen telah mengungkap sebanyak 49 kasus penyalahgunaan narkoba dalam kurun mulai Januari 2022 hingga Jumat (23/9/2022). 

Dari kasus-kasus tersebut, sebanyak 58 orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Kasat Narkoba Polres Sragen, AKP Rini Pangestuti mengatakan kasus yang paling banyak diungkap ialah penyalahgunaan narkotika. 

Dimana hingga Agustus 2022, terdapat 26 kasus, dimana 22 kasus diantaranya penggunaan shabu dengan barang bukti total sebanyak 47 gram. 

Baca juga: Seleksi Calon Sekda Sragen Mengerucut ke Tiga Nama, Tinggal Menunggu Keputusan Bupati Yuni

Baca juga: Alasan Pria di Sragen Bakar Rumah Teman Wanitanya : Dulu Saya Modalin, Giliran Bangkrut Ditinggal

Kemudian, 3 kasus lainnya penggunaan ganja dengan barang bukti seberat 128,92 gram serta 1 kasus penyalahgunaan tembakau sinte dengan barang bukti seberat 0,94 gram. 

Sedangkan ada 9 kasus penyalahgunaan psikotropika dengan barang bukti sebanyak 413 butir. 

Kemudian, barang bukti paling banyak ada pada kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya, dari 5 kasus yang diungkap diamankan barang bukti sebanyak 4.902 butir. 

"Karena bulan September belum selesai, kita belum rekap keseluruhan, namun sampai 23 September 2022 ini kita Satnarkoba berhasil ungkap 49 kasus dan ada 58 tersangka," ujar AKP Rini kepada TribunSolo.com, Jumat (23/9/2022). 

Satresnarkoba Polres Sragen menghadirkan total 11 tersangka penyalahgunaan narkoba selama ungkap kasus bulan Agustus hingga September 2022.

Menurut AKP Rini, para tersangka tersebut merupakan pemain baru di dunia hitam narkoba

Kebanyakan mereka di usia menginjak dewasa, mulai umur belasan tahun atau pemuda. 

"Rata-rata remaja tapi sudah dewasa, umurnya 18 tahun ke atas, kalau dibawah umur tidak ada," katanya. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved