Berita Karanganyar Terbaru

Sopir Toyota Camry yang Hadang Ambulans di Karanganyar Tak Ditilang, Begini Penjelasan Polisi

Sopir Toyota Camry bernomor polisi AD 800 AN tidak mendapatkan sanksi atas perbuatannya menghadang ambulans di Karanganyar. Ini Penjelasan Polisi.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Kris Ronggo (27) warga Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karangangar yang merupakan pengemudi mobil Toyota Camry bernomor polisi AD 800 AN yang sempat viral karena menghadang ambulans, datang ke Kantor Satlantas Polres Karanganyar, Sabtu (24/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar tak menjatuhkan sanksi tilang kepada sopir mobil Toyota Camry bernomor polisi AD 800 AN yang menghadang ambulans, pada Jumat (23/9/2022) lalu. 

Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Yulianto melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Karanganyar Iptu Anggoro Wahyu mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti kejadian tersebut. 

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Polsek Jatiyoso, yang diketahui merupakan alamat rumah pemilik mobil. 

Menurutnya, Ronggo kooperatif terhadap permasalahan yang terjadi sehingga dapat diselesaikan secara kekeluargaan. 

Selain itu, Ronggo juga tak dijatuhkan sanksi tilang. 

"Yang menjadi penilaian positif kami, saya tidak perlu datang ke sana (rumah), dia dihubungi Pak Kapolsek, dan dia merasa bersalah, dan langsung datang kesini," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (24/9/2022). 

"Dia kooperatif tidak mempersulit kami, bahkan dia minta hari ini saja, agar cepat rampung, makanya kami hanya memberikan imbauan, jadi tidak dilaksanakan penilangan karena sudah kooperatif," tambahnya.

Baca juga: Alasan Sopir Toyota Camry Hadang Ambulans di Karanganyar : Tak Dengar Klakson, Mendengarkan Musik

Selain itu, Ronggo juga dapat menunjukkan SIM B1 atas namanya serta STNK hidup.

Ronggo hanya diminta untuk membuat surat pernyataan bermaterai berisi permohonan maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. 

"Untuk dari Satlantas Polres Karanganyar hanya imbauan dan membuat surat pernyataan bermaterai kepada Ronggo untuk tidak mengulangi kejadian yang dilakukannya," terangnya. 

Ia mengingatkan kembali kepada masyarakat luas, khususnya warga Kabupaten Karanganyar jika saat berkendara di jalan raya ada peraturan yang mengikat. 

Yakni yang tertuang dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, khususnya pasal 134 dan pasal 135.

"Pasal 134 ada beberapa kendaraan yang menjadi prioritas, yakni Damkar, ambulans, kendaraan pribadi yang mengangkut orang sakit karena kecelakaan lalu lintas, kemudian mobil lembaga negara atau mobil lembaga asing," jelasnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved