Berita Solo Terbaru

Foto-foto Antrean Pemotor di Jembatan Sesek : Imbas Jembatan Mojo Solo Ditutup, Bak Lautan Manusia

Ribuan orang akhirnya memutuskan melewati jembatan sesek karena Jembatan Mojo ditutup selama dua bulan ke depan sejak Senin (26/9/2022) ini.

TribunSolo.com/Tara Wahyu NV
Warga rela antre demi menyeberangi jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Senin (26/9/2022). Pengendara yang bisa melintas hanya roda dua. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ribuan orang akhirnya memutuskan melewati jembatan sesek karena Jembatan Mojo ditutup selama dua bulan ke depan sejak Senin (26/9/2022) ini.

Antrean tak terhindarkan di jalur alternatif di atas Bengawan Solo yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Meski haru membayar Rp 2.000, mereka lebih memilih melewati sesek karena jika tidak, harus melewati jalur yang sangat jauh.

Pembuatnya adalah Sugiyono alias Bagong, warga Dukuh Jetis, Desa Gadingan, Mojolaban.

Berikut foto-foto antrean di jembatan sesek yang letaknya di kawasan Beton :

Penampakan lautan manusia menyerbu jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Senin (26/9/2022). Itu terjadi saat hari pertama penutupan Jembatan Mojo karena diperbaiki.
Penampakan lautan manusia menyerbu jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Senin (26/9/2022). Itu terjadi saat hari pertama penutupan Jembatan Mojo karena diperbaiki. (TribunSolo.com/Tara Wahyu NV)
Warga rela antre demi menyeberangi jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Pengendara yang bisa melintas hanya roda dua.
Warga rela antre demi menyeberangi jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Pengendara yang bisa melintas hanya roda dua. (TribunSolo.com/Tara Wahyu NV)
Antrean mengular di jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Itu sebagai jalur alternatif usai Jembatan Mojo ditutup.
Antrean mengular di jembatan sesek dari bambu yang jadi penghubung Kecamatan Jebres Kota Solo dengan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Itu sebagai jalur alternatif usai Jembatan Mojo ditutup. (TribunSolo.com/Tara Wahyu NV)

 

Adapun Jarak jembatan sesek dengan Jembatan Mojo hanya puluhan meter.

Bahkan jembatan sesek itu satu-satunya sarana yang bisa dilewati karena Jembatan Mojo ditutup.

Bahkan tak hanya imbas penutupan Jembatan Mojo, tetapi sebelumnya ada Jembatan Jurug B juga ditutup karena perbaikan.

Maklum, pengendara lebih memilih jembatan sesek karena jika lewat jalur lain, lebih jauh.

Ppantauan TribunSolo.com, antrean kendaraan dari arah Solo meupaun Sukoharjo sama panjangnya bak lautan manusia.

Para Linmas juga sudah bersiaga di dua lokasi tersebut karena antrean mencapai ribuan orang.

Baca juga: Kekhawatiran Pedagang Sekitar Jembatan Mojo Terdampak Penutupan: Prediksi Jualan Sepi 8 Minggu

Baca juga: Emak-emak Boyolali Jangan Kaget Jika Ukuran Tempe Makin Menciut : Kedelai Mahal,Tembus Rp 13 Ribu/Kg

Bahkan, juga ada petugas yang menyeberangkan jika pengendaraan tidak berani melewati jembatan sesek itu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved