Berita Solo Terbaru

Pertama Kali, Kotamaya Hadirkan Solo Batik Carnival 2022 dalam Metaverse

Solo Batik Carnival 2022 bakal bisa dinikmati dalam metaverse. Konsep ini diusung oleh Kotamaya. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan.

Istimewa
Venue virtual Solo Batik Carnival 2022 di Kotamaya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Solo Batik Carnival (SBC) 2022 selain hadir dalam bentuk offline, juga hadir dalam metaverse.

Bila rencana ini terealisasi, bakal jadi yang pertama dalam Sejarah SBC.

CEO Kotamaya, Daniel Santoso menjelaskan, pihaknya ingin memberikan terobosan cara baru menikmati sebuah perhelatan eksibisi.

Acara diadakan 2 Oktober 2022 mendatang.

Ada 70 lebih kostum ditampilkan.

"Ekshibisi offline ada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Kami berikan terobosan baru bisa eksibisi lewat Kotamaya," jelasnya.

Kotamaya merupakan sebuah platform metaverse yang saat ini sedang dalam proses peluncuran.

Pihaknya akan meluncurkan aplikasi berbasis android ini berbarengan dengan Solo Batik Carnival 2022.

Baca juga: Usung Konsep Berbeda, Solo Batik Carnival 2022 Bakal Bisa Dinikmati di Metaverse 

"Di 2 Oktober akan ada panggung besar depan Balai Kota. Panggungnya kotamaya ada LED besar. Kita akan tunjukkan ke masyarakat bahwa Solo punya seperti ini," terangnya.

Hadirnya kostum dalam bentuk metaverse ini membuat karya para seniman bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja tanpa batas ruang dan waktu.

"Lewat Kotamaya ini kami bikinkan semacam galeri. Jadi nanti peserta ini bisa men-display kostumnya seperti museum. Orang lain kapan pun dimana pun langsung bisa eksplore," tuturnya.

Berbeda dengan karnaval offline yang hanya terbatas di tempat dan waktu tertentu.

"Habis selesai ditampilkan di karnaval setahun sekali hanya dua jam. Habis itu udah," jelasnya.

Selain bisa menikmati karya para seniman, Kotamaya juga memungkinkan tiap pengguna berinteraksi satu sama lain di ruang virtual.

"Yang membedakan dengan platform lain, ini bisa interaksi. User yang login bisa saling ketemu. Bisa ada fitur untuk berbicara. Seolah-olah sensasinya nyata," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved