Berita Solo Terbaru

Tak Berhenti di SBC, Project Metaverse di Kota Solo Terus Berlanjut: Pameran hingga Rumah Sakit

Kotamaya sepertinya bakal terus membuat proyek baru metaverse di Solo. Rencananya seperti pameran hingga pasar dan rumah sakit akan dibuat.

Istimewa
Venue virtual Solo Batik Carnival 2022 di Kotamaya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proyek metaverse di Solo tidak akan berhenti di Solo Batik Carnival (SBC) 2022 saja. 

CEO Kotamaya, Daniel Santoso terus melanjutkan project metaverse agar Kota Solo lebih dikenal di dunia internasional.

Salah satunya dengan menghadirkan berbagai tempat dam event di Kota Solo dalam platform Kotamaya yang berbasis android.

Mulai dari tempat ibadah, panti asuhan, sampai pasar akan hadir di platform ini.

"Kami pengen ngasih kesempatan dan harapan baru setiap orang bisa maju. Untuk mewadahi passion-nya terkadang ada kendala kalau di dunia nyata. Mungkin kendala modal atau tidak adanya support," jelasnya.

Salah satu project terdekat yakni Solo Art Market yang akan dihadirkan dalam metaverse.

Setiap bulan event ini diadakan di Jalan Ngarsopuro sebagai wadah para pengrajin untuk menjajakan produknya. 

Daniel berencana memulai workshop di bulan Oktober ini.

Baca juga: Alasan Kotamaya Kenalkan Metaverse ke Masyarakat Lewat SBC 2022, Agar Ekonomi Terbentuk 

"Kami rencanakan di bulan September sudah bisa launching," tuturnya.

Setelah itu, pihaknya juga berencana membuat rumah sakit dalam bentuk metaverse.

Nantinya pengguna bisa menjenguk pasien melalui platform ini.

"Ada juga panti asuhan Lentera untuk anak yang terkena HIV/AIDS. Banyak orang tidak aware. Mereka seperti terasingkan," jelasnya.

Lewat Kotamaya anak-anak itu bisa dihadirkan dalam bentuk virtual.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved