Berita Daerah

Masih Ingat Istri Kadus di Blora Potong BLT Rp100 Ribu? Ternyata Uang Terkumpul Hampir Rp 15 Juta

Menurutnya, ada 102 keluarga penerima manfaat BLT Dana Desa dengan besaran bantuan senilai Rp900 ribu per bulan. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
WartaKota
Viral Aksi Oknum Ibu Kepala Dusun di Blora Potong Dana BLT BBM Rp. 20.000 ke Warga Penerima 

TRIBUNSOLO.COM, BLORA - Kasus pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Blora, sempat viral di media sosial, ternyata nilai pemotongan yang dikumpulkan hampir mencapai Rp 15 juta.

Bupati Blora Arief Rahman mengungkap, kasus pemotongan BLT Dana Desa tersebut terjadi di Desa Keser, Tunjungan, Blora pada awal September 2022.

Menurutnya, ada 102 keluarga penerima manfaat BLT Dana Desa dengan besaran bantuan senilai Rp900 ribu per bulan. 

Setiap orang yang mendapat BLT diminta Rp100 ribu dengan total jumlah potongan yang didapat oknum perangkat desa sebesar Rp14.800.000.

Baca juga: Bocah Perempuan Usia 13 Tahun Dirudapaksa 3 Pengamen di Jakarta Utara, Pelaku Ada yang Usia 15 Tahun

Oknum perangkat desa memotong BLT Dana Desa dengan alasan iuran untuk sosial pembangunan musala.

Setelah di cek ke lapangan, musala yang dimaksud baru sebatas fondasi dan parahnya lagi, dana hasil potongan BLT Dana Desa tersebut tidak diberikan oleh oknum perangkat desa itu untuk pembangunan musala.

Bupati Blora menjelaskan pemotongan uang BLT ini bukan berasal dari BLT BBM, melainkan dari dana desa. 

Kini dana tersebut telah dikembalikan ke masyarakat.

Baca juga: Sempat Hilang hingga Dicari-cari, Pria di Jumantono Ditemukan Tewas, Keluarganya Mengikhlaskan

Pemerintah Kabupaten Blora bersama Saber Pungli Polres Blora telah mendata keluarga penerima manfaat yang terkena potongan dan mengembalikan uang yang menjadi hak masyarakat. 

"Prinsipnya kami mengamankan program ini agar tidak boleh ada sepeser pun uang yang dipotong," ujar Arief dalam program Sapa Indonesia Malam KOMPAS TV, Selasa (27/9/2022).

"Semua sudah dikembalikan," ujar Arief.

Arief juga menyatakan pihaknya telah membuat layanan pengaduan untuk masyarakat yang mendapat potongan.

Baca juga: Nekatnya Maling di Boyolali, Yamaha NMAX Milik Kades Pusporenggo Dicuri Siang Bolong di Garasi Rumah

Selain itu, Pemkab Blora juga membuat tim saber pungli bersama dengan Polres Blora untuk menyisir kembali masyarakat yang dirugikan atas pemotogan tersebut.

"Kami minta masyarakat yang dirugikan untuk bisa melapor kepada kami agar kami bisa tindak lanjuti," ujar Arief. (*)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved