Berita Sukoharjo Terbaru

Terungkap Pelaku Jambret Tas di Kartasura Sukoharjo, Ternyata Warga Pasar Kliwon Solo

Jambret Asal Solo tak bisa berkutik saat ditangkap Polisi Sukoharjo. Dia beraksi di selatan Toserba Laris, Kartasura, Sukoharjo.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat mengintrogasi pelaku jambret, MAK (39) warga Pasar Kliwon. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri tepatnya di selatan Toserba Laris berhasil diungkap oleh Tim Resmob Polres Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menuturkan pelaku adalah MAK (39) warga Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta.

Diketahui, aksi penjambretan itu dilakukan oleh tersangka pada Minggu (28/8/2022) lalu sore hari. Sementara pelaku berhasil ditangkap pada Senin (26/8/2022).

Adapun korban bernama Sri Suwarti (60). Saat itu, dia bersama suaminya sedang dalam perjalanan menuju rumahnya menggunakan sepeda motor.

"Sampai di lokasi, tiba-tiba datang si pelaku. Beliau saat itu sedang membawa tas yang berisi barang berharga, kemudian diambil oleh pelaku," kata dia, kepada TribunSolo.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Jahatnya Dua Jambret di Klaten : Tas Direbut Paksa, Guru Perempuan Jatuh, Lalu Tersungkur di Selokan

Menurut Kapolres, korban saat itu sempat melakukan pengejaran sampai di Traffic Light Desa Mandan, namun tidak terkejar karena pelaku sangat cepat.

Korban kemudian melaporkan peristiwa penjambretan itu ke Polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di rumahnya di wilayah Pasar Kliwon.

"Motifnya yang bersangkutan ini untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Tersangka kita kenakan Pasal 365 ayat (1) KUHP ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun," jelasnya.

Sementara itu, korban Sri Suwarti mengaku tidak menyangka sama sekali jika barang miliknya yang dijambret bisa kembali.

Dia mengaku sudah mengikhlaskan barang-barangnya yang dijambret itu. Termasuk uang senilai Rp 350 ribu dan handphone.

"Saya laporan ke pihak berwajib untuk mengurus kembali surat-surat penting yang hilang terjambret itu, namun oleh kepolisian ditindaklanjuti secepat ini dan Alhamdulillah barang saya dapat ditemukan,” ujar Sri Suwarti. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved