Viral

Psikolog Ungkap Ciri-ciri Pria yang Berpotensi Jadi Pelaku KDRT, Bisa Dideteksi Sebelum Menikah

Sebagai pasangan, sebaiknya mulai menyadari hal ini dalam menjalin hubungan agar kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bisa dicegah.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
IST
Ilustrasi KDRT. Simak tanda-tanda pria yang berpotensi melakukan KDRT. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Lagi heboh kabar Rizky Billar diduga melakukan KDRT, ternyata seseorang yang memiliki perilaku suka melakukan kekerasan kepada pasangan sudah bisa terdeteksi dini.

Sebagai pasangan, sebaiknya mulai menyadari hal ini dalam menjalin hubungan agar kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bisa dicegah.

Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia Novita Tandry menyebutkan tanda-tanda seseorang dengan perilaku tersebut.

Baca juga: Diterpa Masalah KDRT, Rizky Billar dan Lesti Kejora Justru Menangkan Penghargaan Pasangan Terbaik

Menurutnya, pelaku KDRT lebih didominasi oleh kaum pria, misalnya punya sifat egois yang tinggi sekali.

"Harusnya sudah bisa dikenali sejak awal. Mereka (pelaku) egoisnya tinggi sekali. ' Mereka selalu ingin diperhatikan, yang penting mereka harus diperhatikan, orang lain tidak digubris," kata dia, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (30/9/2022).

Lalu, menurutnya tampilan luar terlihat sangat berbeda.

Antara lain sering menampilkan citra yang sangat baik di media sosial.

Baca juga: Lesti Kejora Pernah Ditanya Iis Dahlia Takut Tidak Seandainya Rizky Billar Selingkuh, Ini Jawabannya

Kondisi ini berbeda jika bersama pasangan.

"Kadang pelaku kekerasan kita gak nyaka, justru di luar keluarga dikenal orang yamg keren justru kita akan mempertanyakan 'kok bisa dia jadi pelaku?' Sehari-hari sopan, baik, ramah, punya etika. Jadi dia menyembunyikan perilaku buruknya," terang dia.

Lalu ciri yang paling menonjol adalah, manipulatif.

"Cirinya memanipulasi keadaan, dia yang salah tapi sebisa mungkin pasangan yang salah. Dan akhirnya pasangan bertanya-tanya kenapa jadi 'saya yang salah'," ujar Novita.

Baca juga: Isi Laporan Lesti Kejora ke Polisi, Sebut Rizky Billar Banting Korban dan Cekik Leher

Pasangan yang sering mengancam saat sedang tidak sepaham sebaiknya diwaspadai.

"Menganggap korban atau pasangan ini sebagai benda, properti tidak dianggap pasangan teman. Manipulatif sekali terlihat baik," terangnya.

Novita melanjutkan, ketika menjadi korban KDRT langkah awal yang harus dilakukan adalah segera meminta pertolongan orang lain.

Anda bisa pergi ke psikolog atau melaporkan pelaku ke pihak yang berwajib.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved