KH Dian Nafi Meninggal Dunia

Bak Kesambar Petir, Santri Ponpes Al-Muayyad Windan Kaget hingga Lesu Dengar KH Dian Nafi Tutup Usia

Kepergian KH Dian Nafi secara tiba-tiba membuat sejumlah pihak kaget. Termasuk santri Ponpes Al-Muayyad Windan Sukoharjo

Tribunsolo.com/Tara Wahyu Nor Vitriani
Potret wajah santri di Ponpes Al-Muayyad Windan Sukoharjo yang tertunduk lesu dan sedih usai mendengar kabar KH Dian Nafi tutup usia. Salah satu santri, Aldi Rizki (kiri) mengaku tak percaya saat mendengar kabar tersebut 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bak tersambar petir, itulah yang dirasakan santri di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, Sukoharjo mendengar kabar KH Dian Nafi tutup usia.

KH Dian Nafi adalah pengasuh ponpes tersebut.

Muka lesu dan tertunduk terlihat dari beberapa wajah para santri.

Suasana hening pun mendominasi, meski mereka lalu lalang mempersiapkan kedatangan jenazah dari Jakarta.

Bahkan warga yang tinggal di sekitar wilayah ponpes sudah melongok-longok melihat situasi dari depan kediaman.

Kepergian KH Dian Nafi memang tiba-tiba.

Baca juga: Wasiat KH Dian Nafi, Minta Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan : Di Barat Masjid

Wajar rasa kaget muncul di benak santri-santri. Salah satunya Aldi Rizki.

"Kaget, nggak percaya. Karena sempat pulang dari rumah sakit," kata Aldi, kepada TribunSolo.com, Sabtu (1/10/2022).

Tatkala kabar itu berhembus, Aldi tengah berada di luar ponpes.

Sontak, dirinya langsung berusaha mencari tahu kebenaran kabar tersebut.

Dia juga langsung kembali ke ponpes.

"Dapat kabar, lalu saya konfirmasi ternyata benar beliau meninggal dunia," ucapnya.

Dalam kenangannya, KH Dian Nafi merupakan sosok penyayang dan banyak memberikan teladan kepada santri.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved