KH Dian Nafi Meninggal Dunia

KH Dian Nafi Disebut Miliki Riwayat Penyakit Diabetes, 5 Hari Sekali Harus Kontrol ke Rumah Sakit

Sebelum meninggal dunia, ternyata KH Dian Nafi diketahui mengidap penyakit gula alias diabetes

Dok. TribunSolo.com
Ketua RMI PBNU sekaligus Pengasuh Ponpes Al-Muayyad Widan, Sukoharjo, KH Dian Nafi (kiri) saat bersama mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Dian Nafi meninggal dunia di Jakarta, Sabtu (1/10/2022).

Ternyata almarhum disebut memiliki riwayat penyakit gula atau diabetes.

Kondisi itu membuat KH Dian Nafi harus bolak balik kontrol di rumah sakit tiap lima hari sekali.

"5 hari sekali harus kontrol," ujar Kepala Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, Ahmad Farih (32) kepada TribunSolo.com, Selasa (1/10/2022).

Tak hanya itu, awal tahun lalu almarhum sempat terkena Covid-19 yang cukup parah.

Baca juga: BREAKING NEWS : Tokoh Ulama asal Solo KH Muhammad Dian Nafi Meninggal Dunia

Setelah mengikuti ibadah haji pun KH Dian Nafi sempat sakit, sehingga berat badannya turun 16 kilogram.

Selain itu, lanjut, Ahmad, Dian Nafi juga sempat menjalani operasi di bagian pencernaan.

"Dari sini pondok masuk rumah sakit, dan bolak balik ke rumah sakit," ujarnya.

Saat ini, jenazah Pengasuh Ponpes Al-Muayyad Widan itu masih berada di Jakarta.

Rencananya jenazah KH Dian Nafi bakal dibawa ke ponpes untuk disemayamkan.

"Ini langsung dibawa ke Solo," katanya.

Dari pantauan TribunSolo.com, Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, Sukoharjo masih terus mempersiapkan kedatangan jenazah.

Baca juga: Akan Hadiri Pengajian Akbar Ustaz Abdul Somad di Klaten? Simak Lokasi Parkir & Rekayasa Lalinnya

Para santri tampak bahu membahu membersihkan pondok pesantren.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved