Info Klaten

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Klaten Bagikan Pesan Khusus untuk Generasi Muda

Bupati Klaten Sri Mulyani meminta Hari Kesaktian Pancasila jadi momentum berefleksi terkait penghayatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan

Tribunsolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Suasana saat pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Halaman Pendopo Kabupaten Klaten, Sabtu (2/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar di halaman Pendopo Kabupaten Klaten, Sabtu (1/10/2022) pagi.

Nampak ratusan peserta dari pelajar, ASN, TNI, dan Polri ikut andil dalam peringatan momen bersejarah itu.

Ditemui usai upacara, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan jika Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum untuk merefleksikan kembali penghayatan nilai-nilai Pancasila, baik pimpinan daerah maupun masyarakat luas.

Menurutnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya soal sejarah bangsa Indonesia.

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Ceramah di Masjid Al Aqsha Klaten, Polisi : Personel Kawal Tamu VIP hingga Parkir

Baca juga: 650 Paket Sembako Dibagikan di Klaten, Sasar Masyarakat Kecil : Tukang Becak, Kuli hingga Ojol

Momentum itu, kata dia, seharusnya dapat menjadi saat yang tepat dalam membedah nilai-nilai luhur Pancasila serta mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sejarah tentu tidak boleh dilupakan, namun tidak kalah penting adalah menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup masyarakat dalam berbangsa dan bernegara," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani turut mengingatkan, agar generasi muda untuk terus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang produktif.

Kemudian mereka diminta terus mengasah diri dengan kreativitas dan menambahkan wawasan hingga bisa turut andil dalam pembangunan nasional.

Tak lupa, generasi muda diharapkan Sri Mulyani untuk terus memupuk nasionalisme dan cinta tanah air.

Hal ini lantaran generasi muda akan menjadi penerus bangsa di masa mendatang.

"Asah dan tingkatkan kemampuan diri, generasi muda harus nasionalis dan kreatif. Di masa depan, generasi muda akan tampil sebagai penerus bangsa, artinya nasib bangsa ada dalam genggaman generasi penerus," ungkapnya.

Dalam sejarah masa lalu, Klaten dikenal sebagai daerah dengan basis PKI yang cukup kuat.

Atas sejarah tersebut, Sri Mulyani memastikan Klaten saat ini sudah meninggalkan wajah tersebut.

Baca juga: Senyum Lebar Sri Mulyani Lihat PSIK Klaten Libas AT Farmasi : Senang Bisa Teriak, Ini Awal yang Baik

Baca juga: Peringati Hari Pariwisata Sedunia, Wakil Bupati Klaten Dorong Pertumbuhan Wisata Baru di Klaten

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved