Berita Solo Terbaru

Potret Buruh Gendong & Bakul Cabuk Rambak Semarakan Berkebaya Bersama Ibu Negara

Berkebaya Bersama Ibu Negara pada Minggu (2/10/2022) diramaikan berbagai profesi.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
Buruh Gendong dan Bakul Sabuk di perhelatan Berkebaya Bersama Ibu Negara. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berkebaya Bersama Ibu Negara pada Minggu (2/10/2022) diramaikan berbagai profesi.

Para peserta bersama Iriana Joko Widodo berjalan dari Loji Gandrung sampai Ndalem Wuryoningratan.

Mulai dari bakul cabuk rambak sampai buruh gendong.

Mereka menjadi bagian dari perempuan mandiri yang berjalan paling depan.

Seorang bakul cabuk rambak, Ibu Sugeng mengaku senang bisa mengikuti perhelatan ini.

Ia menjadi tamu spesial karena sehari-hari mengenakan kebaya.

"Tiap hari pakai kebaya," tuturnya.

Baca juga: Hadiri Berkebaya Bersama Ibu Negara, Harapan Iriana : Berkebaya Sekali Setiap Minggu

Baca juga: Iriana Juga Ulang Tahun Ke-59, Gibran Akui Sang Ibu Tak Pernah Merayakannya : Doanya Sukses Selalu

Ia sendiri sudah 30 tahun jualan cabuk rambak di Perempatan Ketandan.

Saat ini umurnya sudah 70 tahun.

Sepulang berjualan cabuk rambak, ia pulang ke rumahnya di Gedangan, Grogol, Sukoharjo.

Ia tinggal bersama satu putra dan dua cucunya. 

Begitu juga Hartini, seorang buruh gendong di Pasar Legi, Solo.

"Raos e nggih seneng remen. Saged ndherek berkebaya bersama ibu negara. (Rasanya senang. Bisa ikut berkebaya bersama ibu negara)," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved