Berita Duka

Sartini, Sang Pendiri Warung Rica ISI nan Legendaris Meninggal, Pelanggan Berbondong-bondong Melayat

Sosok Sartini tidak asing di antara mahasiswa ISI dan UNS. Sebab, warung tersebut sudah dikenal sejak lama. Kini Sartini sudah tutup usia.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Sri Sardiani memegang foto ibunya, almarhumah Sartini, Selasa (4/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sartini, pemilik warung 'Rica ISI' menghembuskan nafas terakhir pada Senin (3/10/2022).

Ribuan pelayat ikut mengantarkannya ke peristirahatan terakhir.

"Alhamdulillah banyak yang datang doain ibu," tutur Sri Sardiani, putri kelimanya.

Selain keluarga besar, banyak pelanggan yang merasa kehilangan akan sosok yang paling berperan dalam menghadirkan rasa rica ayam yang khas itu.

Sekalipun warungnya tersembunyi di Jebres, Surakarta, rica ayamnya tetap diburu.

Gang yang sempit dan sulitnya parkir tak menyurutkan pelanggannya untuk menikmati bumbu ricanya yang kuat.

"Ibu jualan sudah jualan 30 tahun ada. Mulai buka warung namanya usaha ada jatuh bangunnya. Sampai sekarang bisa seperti ini alhamdulillah. Namanya usaha dari nol. Jatuh bangunnya juga," tuturnya.

Barangkali tak pernah berpikir rica ayam buatan ibunya bisa selegendaris seperti sekarang.

Tidak butuh ilmu marketing sekelas Oxford.

Sekadar gethok tular dari mulut ke mulut mampu membuat banyak orang menjadi pelanggan setia warungnya.

Ia pun hanya membuka di emperan rumah.

Para pelanggannya pun hanya duduk lesehan dengan tikar sekadarnya.

Baca juga: Bu Sartini Penjual Rica ISI Solo Wafat, Warungnya Pernah Didatangi YouTuber Nex Carlos

Namun, mereka rela mengantre demi merasakan kuatnya rempah rica racikan Sartini ini.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved