Berita Seleb

Nasib Rizky Billar Terancam Tamat karena Kasus KDRT, Hanya Boleh Muncul di TV untuk Pemberitaan

Adapun Rizky Billar diizinkan masuk ke layar kaca hanya untuk penayangan jurnalistik dan pemberitaan sebagai pelaku KDRT.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Kolase Tribunnews/ YouTube SCTV
Foto Lesti Kejora dirawat di rumah sakit yang dibagikan paman Lesti (kiri), kebersamaan Rizky Billar dan Lesti sebelum kasus KDRT mencuat (kanan). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Nasib Rizky Billar sebagai artis televisi diprediksi tamat lantaran dugaan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Lesti Kejora.

Namun Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyebut Rizky Billar masih bisa muncul di televisi.

Adapun Rizky Billar diizinkan masuk ke layar kaca hanya untuk penayangan jurnalistik dan pemberitaan sebagai pelaku KDRT.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Lesti Kejora Masih Trauma Bertemu Rizky Billar : Ada Luka di Bagian Sensitif

KPI juga hanya mengizinkan tayangan untuk memunculkan wajah Rizky Billar sebatas bentuk footage, foto, atau pernyataan dari kuasa hukum dari yang bersangkutan.

Lesti laporkan Rizky Billar atas dugaan KDRT, laporan polisi beredar luas di medsos.
Lesti laporkan Rizky Billar atas dugaan KDRT, laporan polisi beredar luas di medsos. (Instagram tagged @lestykejora)

"Yang kemudian boleh tayang itu adalah wajah, namun sebagai footage di program berita," ujar Nuning Rodiah selaku Ketua KPI, saat dihubungi awak media, Selasa (4/10/2022).

"Untuk menunjukkan bahwa ini lho pelaku KDRT. Itu yang kami bisa toleransi kemunculan wajahnya," lanjutnya.

Nuning menegaskan, jika karya jurnlistik membutuhkan kejelasan dalam menyampaikan informasi, termasuk lewat media televisi.

Baca juga: Sebelum Bertemu Lesti, Rizky Billar Tak Sesukses Sekarang, Kakak Sepupu Beberkan Masa Lalu Billar

Walaupun melarang pelaku KDRT muncul di tv namun jika itu untuk video jurnalistik KPI bisa memberi izin.

"Kalau program jurnalistik kan membutuhkan keberimbangan," katanya.

"Maka kemudian tetap diizinkan untuk menampilkan narasumber diwakili kuasa hukum yang bersangkutan atau apapun nanti statusnya orang ini," jelas Nuning.

KPI Minta Stasiun TV Tak Beri Ruang

Kasus dugaan KDRT yang menyeret nama Rizky Billar terhadap Lesti kini menjadi sorotan banyak pihak, salah satunya adalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

KPI diketahui telah menyurati seluruh lembaga penyiaran agar memboikot para pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), imbas kasus Rizky Billar dan Lesti.

Komisoner KPI Nuning Rodiyah menyampaikan hal itu, merespons kasus dugaan KDRT oleh Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.

Baca juga: Update Kondisi Lesti Kejora, Sampai Ditangani Beberapa Dokter, Ternyata Ada Cedera di Kepala

"KPI meminta kepada seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio untuk tidak memberikan ruang siar terhadap pelaku KDRT," kata Nuning ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (2/10/2022).

Kendati hal itu merupakan sikap KPI atas kasus yang sedang ramai diperbincangkan, Nuning menyebut tak pandang bulu terhadap siapapun pelaku KDRT.

"Siapapun itu, tidak spesifik terhadap individu tertentu," ucapnya.

Nuning menegaskan, dengan kewenangan yang dimiliki, KPI mendesak agar lembaga penyiaran tidak memberi glorifikasi dan kesempatan untuk pelaku KDRT.

Baca juga: Paman Lesti Menangis Ungkap Kondisi Keponakannya di RS, Beri Pesan Buat Rizky Billar: Dede Itu Kecil

KPI tak mau masyarakat menganggap jika KDRT merupakan kejahatan dan lumrah.

"Dalam rangka memberi edukasi ke masyarakat, maka KPI meminta (lembaga penyiar) untuk tidak memberikan kesempatan bagi pelaku KDRT mau itu sebagai pengisi program, pembawa program atau apapun itu," tegasnya.

KPI pun tidak menggubris apapun alasan lembaga penyiar jika tetap kekeh menampilkan para pelaku KDRT.

Ia bahkan tidak segan memberi sanksi tegas apabila terdapat lembaga penyiar melanggar aturan KPI.

"Mau ratingnya tinggi mau tidak tinggi kalau muatan siaranya melanggar ketentuan maka akan diberikan sanksi oleh KPI," kata Nuning.

Baca juga: Baim Wong Bikin Konten Prank KDRT di Tengah Kasus Lesti Laporkan Rizky Billar, Warganet Mengecam

Menanggapi hal ini, Nuning menyebut lembaga penyiaran merespon positif surat yang diajukan oleh pihaknya itu.

Nuning memastikan sejumlah stasiun TV memiliki komitmen yang sama untuk tidak memberikan panggung kepada pelaku KDRT.

"Teman-teman televisi, jajaran direksi bahkan responya sangat positif mendukung upaya KPI ini," tutur Nuning.

Kakak Rizky Billar Buka Suara

Yudie Revan buka suara soal dugaan KDRT yang dilakukan adiknya terhadap Lesti.

Tak memberikan klarifikasi, Yudie tampak memberikan peringatan kepada warganet yang meneror orangtuanya.

Melalui akun Instagram pribadinya, @yudie.revan_84, Sabtu (1/10/2022), ia mengingatkan warganet untuk tak menggiring opini.

“Saya berharap dan mohon doanya saja yang terbaik untuk mereka berdua, bukan malah menggiring opini yang nantinya akan merugikan kedua belah pihak dan kalian,” kata Yudie.

Baca juga: Isi Perjanjian Pranikah Lesti dan Rizky Billar Sebelum Kasus KDRT Mencuat, Bahas soal Password ATM

Ia meminta warganet untuk tidak membawa-bawa orang tuanya terkait kasus KDRT.

Yudie tak terima orang tuanya ikut merasakan dampak dari hujatan warganet.

“Teruntuk para netizen, saya mohon, tolong jangan bawa orangtua saya di sini, ya. Saya mohon sangat,” katanya.

Ia mengatakan tak segan melaporkan warganet yang masih ikut menghujat orang tuanya.

“Jangan sampai gegara ketikan kalian, kalian dipanggil, kalian nangis-nangis, minta maaf,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Lesti Kejora melaporkan Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan KDRT.

Laporan Lesti dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor LP/B/2348/IX/2022/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved