Berita Wonogiri Terbaru

Soal Kecelakaan Kerja PT PPI di Wonogiri, Disnaker dan Satwasker Temukan Ada Kekurangan Pengamanan

Kasus kecelakaan kerja di PT PPI Wonogiri mengundang perhatian pihak terkait. Mereka datang melakukan sidak pada pabrik itu pada hari ini.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Suasana PT Prima Paper Indonesia di Desa Wonokerto beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Setelah terjadinya kecelakaan kerja di PT Prima Paper Indonesia (PPI) yang menewaskan seorang karyawan pada Senin (3/10/2022) lalu, perusahaan mendapatkan pengawasan.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri bersama dengan Satuan Pengawas Ketenagakerjaan (Satwasker) mengunjungi pabrik kertas yang berdiri di Desa Wonokerto itu, Rabu (5/10/2022).

Mediator Hubungan Industrial (HI) Disnaker Wonogiri, Muhammad Muslih, mengatakan berdasarkan pemantauan, ada kekurangan pengamanan bagi tenaga kerja disana.

Misalnya, pagar pengaman yang membatasi pekerja dan mesin yang ada di lokasi kecelakaan kerja Senin (3/10/2022) lalu, dilihatnya terlalu pendek.

"Pagarnya itu terbuat dari kayu. Tingginya mungkin sekitar 50 sentimeter. Intinya tadi ada temuan soal masalah keselamatan kerja disana," kata dia, kepada TribunSolo.com.

Menurutnya, di titik lain sudah dibuat pagar pengaman dari besi. Dari pantauan, di mesin yang lain sudah dilakukan perbaikan karena tidak dipasang garis polisi.

Sementara itu, soal korban kecelakaan kerja dan karyawan lain yang diketahui belum didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan oleh pihak perusahaan, menurutnya seluruh karyawan harus didaftarkan.

Baca juga: Kasus Kedua, Karyawan Tewas di Pabrik Wonogiri, Jatuh dari Lantai Dua saat Menyambung Kertas Putus 

Jika tidak, pihaknya mengaku bisa melakukan langkah tegas dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Kejadian itu, kata dia, seharusnya menjadi pembelajaran bagi perusahaan.

"Korban yang kecelakaan kerja kemarin memang belum didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan. Kalau beberapa bulan lalu kan juga ada kecelakaan kerja disana, korban yang itu sudah didaftarkan," jelasnya.

Di bagian lain, Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono mengaku pihaknya turut berbelasungkawa atas dua kejadian kecelakaan kerja yang menewaskan karyawan itu.

Dia menegaskan, setiap industri yang ada di Wonogiri mestinya memiliki standar pengamanan dan keselamatan bagi pekerja.

"Standar keselamatan kerja harus terpenuhi dulu. Tapi kalau masih ada hal yang tidak diinginkan itu harus dicermati lagi. Sampai saat ini (Rabu) saya belum tahu apa sudah standar belum disana," ujar Ketua DPRD.

Saat dimintai tanggapan bahwa karyawan PT PPI yang belum diikutkan ke BPJS Ketenagakerjaan, dia menuturkan berdasarkan aturan, setiap karyawan semestinya diikutsertakan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved