Berita Persis Solo

Jam Tanding Terlalu Malam Jadi Sorotan, Panpel Persis Sudah Berupaya Tanyakan ke Operator Liga

Waktu pertandingan liga Indonesia yang digeber malam hari masih menjadi sorotan. Ternyata Panpel Persis pernah menanyakannya.

TribunSolo.com / Tribunnews.com / Muhammad Nursina
Everton coba lepas dari hadangan Abduh Lestaluhu saat laga Persis Solo vs PSM Makassar di Stadion Manahan, Kamis (29/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sorotan terhadap waktu pertandingan Liga Indonesia yang digeber terlalu malam masih belum surut. 

Itu tak lepas dari kejadian-kejadian yang mengiringi akibat waktu pertandingan yang terlalu malam. 

Satu diantaranya adalah terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Tragedi tersebut menyebabkan ratusan orang menjadi korban.

Persis Solo pernah menjalani pertandingan saat malam hari, yakni saat menjamu PSIS Semarang dan Bali United. 

Sejumlah kejadian pun mengiringi. 

Satu diantaranya adalah adanya oknum suporter yang kemudian melakukan pelemparan batu setelah laga Persis Solo vs PSIS Semarang. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian pelemparan tersebut.

Baca juga: Perdamaian Suporter Solo & Jogja, Manajemen Persis Solo : Penguat Untuk Kawal Tragedi Kanjuruhan

Tak sampai di situ, Persis Solo juga sempat berduka karena salah seorang suporternya meninggal dunia setelah menonton laga kandang melawan Bali United. 

Dia meninggal dunia akibat kecelakaan di kawasan Sleman, Yogyakarta. 

Waktu pertandingan yang dilakukan malam hari pun lebih baik dikaji ulang agar kejadian-kejadian serupa tak terulang. 

Persis Solo juga tengah dinanti laga malam hari saat melawan Persib Bandung di kandang saat 29 Oktober 2022 nanti.

Laga tersebut pun akan digeber pukul 20.30 WIB. 

Panitia pelaksana (Panpel) Persis Solo sebenarnya sudah berupaya menanyakan alasan penyelenggaraan saat malam hari kepada operator liga.

"Kita pernah menanyakan mengapa pertandingan dilakukan malam hari," kata Ketua Panpel Persis Solo, Ginda Ferachtriawan.

Namun, pertandingan tetap digeber sesuai jadwal yang telah diatur sebelumnya. 

"Kita juga pernah menanyakan untuk big match apakah memungkinkan hanya satu kubu suporter saja (yang datang ke stadion)," ujar Ginda. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved