Berita Boyolali Terbaru

Masih Ada Stok 1.000-an Dosis Vaksin di Boyolali, Dinkes Dorong Puskesmas Buka Layanan Tiap Hari

Puskesmas di wilayah Boyolali didorong untuk membuka layanan vaksin tiap hari mengingat masih adanya stok vaksin di Kota Susu itu

TribunSolo.com / Tri Widodo
Ilustrasi petugas menyuntikkan vaksin booster 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Stok vaksin dari Dinas kesehatan (Dinkes) Boyolali masih tersedia.

Hanya saja, jumlahnya tidak banyak, tinggal 1.025 dosis.

Stok vaksin pun sudah menipis. Bahkan empat kecamatan sudah kosong stoknya. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Teguh Tri Kuncoro lantas  mengajukan 4 ribu dosis vaksin.

Baca juga: Asal-usul Nama Desa Tlawong di Boyolali : Banyak Yoni, Berawal dari Batu Penanda Menuju Prambanan

Baca juga: Senyum Bahagia 495 PNS Pasca Dilantik Bupati Boyolali, Dipesan Agar Jaga Integritas & Layani Warga

"Ada empat puskesmas yang stok vaksinnya kosong. Seperti di Puskesmas Sambi, Simo, Klego 1 dan Juwangi," jelasnya kepada TribunSolo.com, Kamis (6/10/2022). 

"Stok yang masih ada ini paling hanya sampai pertengahan bulan ini saja," tambahnya. 

Untuk menyiasati hal ini, puskesmas yang stok vaksin masih banyak dengan peminat sedikit akan dialihkan.

Pengalihan itu dilakukan ke puskesmas yang stok vaksinnya sedikit, namun peminatnya banyak. 

Menipisnya stok vaksin tersebut juga terjadi di Kabupaten/Kota.

Meski demikian, pelayanan vaksinasi tetap dibuka. Baik yang ada di Puskesmas ataupun Dinkes.

Baca juga: Pemilihan Ketua Osis SMAN 1 Simo di Boyolali Bak Pemilu : Ada Kampanye Terbuka & Gunakan E-Voting

Baca juga: Umat Islam di Boyolali Berbondong-bondong Akan ke Mekkah, Pesan Kemenag : Hati-hati Pilih Biro Umrah

Apalagi, capaian vaksin booster baru mencapai 26,27 persen atau 193.960 orang. 

"Sementara kami ajukan ke provinsi untuk bulan ini. Pengajuan sebanyak empat ribu dosis. Dengan alokasi sampai November," katanya. 

"Jenis vaksin kita tidak bisa pesan, karena tergantung ketersediaan di provinsi. Maka itu yang gunakan. Meski di sini, paling banyak menggunakan vaksin moderna," imbuhnya. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved