Berita Karanganyar Terbaru

Pemkab Karanganyar Anggarkan APBD untuk Tahun 2023 Sebesar Rp 2,2 Triliun

Karanganyar sudah menganggarkan APBD 2023 sebesar Rp 2,2 Triliun. Anggaran tersebut bersumber dari PAD dan Pendapatan Tarnsfer serta pendapatan lain.

Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat ditemui di Kantor DPRD Karanganyar, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menganggarkan APBD tahun 2023 hingga triliunan rupiah.

Anggaran APBD 2023 nantinya akan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer serta pendapatan lain yang sah.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, anggaran belanja daerah dalam tahun anggaran 2023 ini direncanakan Rp 2,214 triliun.

"Rencana APBD tersebut bersumber dari PAD yang direncanakan sejumlah Rp 382,871 miliar, pendapatan transfer sejumlah Rp 1,734 triliun serta lain-lain pendapatan yang sah sejumlah Rp 7,210 miliar," kata Juliyatmono dalam pengantar nota keuangan yang disampaikan dalam rapat paripurna yang diterima TribunSolo.com, Rabu (5/10/2022).

Juliyatmono mengatakan anggaran pembiayaan daerah tahun anggaran 2023 ini, yang dipergunakan menutup defisit sejumlah Rp 90,599 miliar.

Anggaran sebanyak puluhan miliar rupiah itu terdiri dari penerimaan pembiayaan merupakan estimasi Silpa, perhitungan anggaran tahun sebelumnya sejumlah Rp 100,6 miliar, dan pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp 10 miliar.

Baca juga: Karanganyar Rogoh Anggaran untuk BLT BBM dari APBD, Sasarannya PKL hingga Pedagang Pasar  

Sehingga, menurutnya terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sejumlah Rp 0.

"Rencana APBD tahun 2023 ini merupakan dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan penerimaan dan pengeluaran daerah," lanjut Juliyatmono.

Dia menjelaskan, dalam rencana anggaran APBD tahun 2023, alokasi dana desa mengalami kenaikan sebesar Rp 5,688 miliar.

Sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fiskal mengalami penurunan sebesar Rp 81,572 juta, kemudian untuk Dana Insentif Daerah Rp 0.

"Untuk penyempurnaan penyusunan RAPBD tahun anggaran 2023, perlu penyesuaian pendapatan dan belanja berdasarkan mandatory pengalokasian dana transfer keuangan daerah,"ujar Juliyatmono.

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengatakan pada rancangan APBD tahun anggaran 2023 mendatang hampir sama dengan tahun yang lalu.

"Anggaran yang diajukan ini masih bersifat umum, nanti akan kita lakukan pembahasan," singkat Bagus Selo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved