Drama Korea

Drakor Little Women 2 Episode Lagi Tamat, Tuai Kecaman karena Dianggap Distorsi Sejarah Vietnam

Menjelang 2 episode terakhirnya, Little Women justru menuai kecaman karena dianggap mendistorsi sejarah Vietnam.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Google Images
Little Women 

TRIBUNSOLO.COM - Drama Korea (drakor) Little Women akan menyelesaikan penayangannya pada Minggu (9/10/2022).

Besok Sabtu (8/10/2022) Little Women akan menampilkan episode ke-11.

Namun menjelang 2 episode terakhirnya, Little Women justru menuai kecaman karena dianggap mendistorsi sejarah Vietnam.

DIketahui drama yang menceritakan tentang 3 saudara perempuan bertemu keluarga kaya berpengaruh di Korea Selatan ini memang diceritakan memiliki keterkaitan dengan Vietnam di masa lalu.

Baca juga: Episode 5 Drakor Golden Spoon Tayang Jumat Malam, Tak Hanya Lee Seung Chun yang Punya Sendok Emas

Kontroversi kemudian muncul di episode delapan.

Dalam episode tersebut menayangkan adegan seorang veteran perang dari Korea Selatan yang membual tentang rasio "bunuh-mati" antara pasukan Korea Selatan dan Viet Cong (tentara komunis).

Veteran tersebut mengklaim bahwa pasukan Korea dapat membunuh antara 20 hingga 100 tentara Vietnam masing-masing.

Karakter itu juga menyatakan bahwa, "pasukan Korea adalah pahlawan perang Vietnam".

Penonton Vietnam langsung mengecam "Little Women" melakukan distorsi sejarah karena tidak setuju dengan adegan tersebut.

Perdebatan kemudian muncul karena fans internasional menganggap tak masalah karena drama itu pengangkat kisah organisasi bersenjata komunis Vietnam.

Baca juga: Aktor Drakor Jo Jung Suk dan Rain Dituding Selingkuh dengan Pemain Golf Wanita, Ini Respons Keduanya

Namun tak sedikit pula yang mendukung penonton Vietnam yang mengecam "Little Women" dengan alasan bahwa sebuah drama asing tidak boleh mengomentari isu-isu sensitif terhadap negara mana pun seperti perang dan kematian.

Studio Dragon yang menjadi perusahaan produksi Little Women kemudian memberikan tanggapan.

Mereka berjanji akan lebih memperhatikan isu sejarah yang ditampilkan dalam penayangan selanjutnya.

"Kami ingin memberi tahu pemirsa tentang beberapa kekhawatiran terkait dengan latar yang tercakup dalam 'Little Women'. Dalam produksi konten mendatang, kami akan lebih memperhatikan kepekaan sosial dan budaya," tulis Studio Dragon.

Namun pernyataan tersebut tetap saja menuai kritik, pasalnya Studio Dragon dianggap tak menuliskan permintaan maaf.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved