Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Sosok Van Nispen, Pendiri Pabrik Gula Mojo yang Dimakamkan di Tengah Jalan Raya Sukowati Sragen

Satu orang Belanda merantau ke tanah Sragen dan menetap disana sampai akhir hayat. Sosok bernama Van Nispen itu diketahui dimakamkan di tengah jalan

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Perempatan di Jalan Raya Sukowati barat RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, yang merupakan lokasi makam Van Nispen, pendiri Pabrik Gula Mojo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Nampak tak ada yang aneh di simpang empat lampu lalu lintas Jalan Raya Sukowati sebelah barat RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen.

Jalan nasional itu selalu ramai dengan lalu lalang kendaraan, baik yang hendak menuju Solo ataupun menuju Jawa Timur.

Tak hanya sepeda motor, banyak truk dan bus besar yang melintas sepanjang hari seperti tak ada habisnya.

Perempatan jalan yang terletak di Kelurahan Ngkorog tersebut berukuran cukup lebar dan luas yang dilapisi aspal.

Namun, siapa sangka dibawah jalan beraspal tersebut terdapat makam seseorang asal Belanda bernama Willibald Dagobert van Nispen.

Baca juga: Tak Hanya Jadikan Anies Baswedan Presiden, DPD NasDem Sragen Targetkan Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD

Baca juga: Motor Honda Beat Tak Bertuan Bikin Warga Sragen Geger : Sengaja Ditinggal Pemiliknya, Gegara Hal Ini

Lokasi makam itu berada di sebelah sisi selatan dekat belokan kiri menuju ke arah barat.

Dulu, di atas makam tersebut masih terdapat tugu monumen generasi muda Sragen Asri dan taman berbentuk segitiga, yang kini sudah dibongkar.

Pemerhati Sejarah dan Budaya, KRMT L Nuky Mahendranata Nagoro mengatakan meski sudah rata menjadi jalan, namun jasad yang dimakamkan masih ada dibawahnya.

"Makamnya masih ada, berada di bawah jalan itu," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (7/10/2022).

"Karena perkembangan zaman, makam kherkof kemudian tergusur jadi jalan, sempat dijadikan monumen generasi muda asri Sragen diatasnya, yang terakhir ketika saya kesana ternyata sudah diratakan monumennya, jadi perempatan biasa tak berbekas," terangnya.

Van Nispen, dikatakan oleh Nuky merupakan orang Belanda yang juga diketahui merupakan pemilik pertama Pabrik Gula (PG) Mojo di pusat Kota Sragen.

Van Nispen pindah dari Belanda menuju Surakarta dan kemudian memilih menetap di Kabupaten Sragen.

Di Sragen, Van Nispen menikah dengan seorang wanita asal Desa Bener, Kecamatan Ngrampal dan dikaruniai seorang putra.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved