Berita Sragen Terbaru

Jalanan di Sragen 'Horor' : Baru 10 Bulan Terjadi 1.081 Kecelakaan, 123 Orang di Antaranya Tewas

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen mencatat sudah ada seribu lebih kasus kecelakaan di wilayahnya.

Istimewa/PMI Sragen
Kecelakaan di Jalan Timur, Dukuh Lemahbang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Rabu (12/10/2022). Pengendara tewas seketika. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen mencatat sudah ada seribu lebih kasus kecelakaan di wilayahnya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Sragen, Iptu Supriyanto mewakili Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Abipraya Guntur Sulatiasto mengatakan total sudah ada 1.081 kasus kecelakaan hingga Oktober 2022.

"Terhitung sejak 1 Januari 2022 hinga 13 Oktober 2022 kejadian kecelakaan sebanyak 1.081 kasus berdasarkan data yang dilaporkan di Integrated Road Safety Management System (IRSMS)," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jumat (14/10/2022).

Lanjutnya, jumlah kecelakaan di tahun 2022 meningkat dibanding tahun 2021, yang dipengaruhi sudah mulai longgarnya aturan pandemi covid-19.

Kemudian, dari kecelakaan tersebut tentunya menimbulkan korban, baik korban jiwa maupun korban luka.

Ia menuturkan korban meninggal dunia tercatat sebanyak 123 orang.

Angka tersebut merupakan akumulasi korban meninggal dunia di lokasi kejadian maupun korban meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Sedangkan belum ada catatan korban mengalami luka berat, seperti cacat seumur hidup atau meninggalnya janin.

Baca juga: Rumor Kick-Off Liga 1 November 2022,Persis : Paling Tepat, Jika Tragedi Kanjuruhan Sudah Dievaluasi

"Korban dengan luka ringan, baik penumpang maupun pengemudi sebanyak 1.144 orang, korban memang paling banyak pengendara sepeda motor," jelasnya.

"Ya selama ini (korban) paling banyak pengendara sepeda motor di usia produktif yakni 18 sampai 35 tahun," tambahnya.

Lokasi kecelakaan paling banyak terjadi di sepanjang jalan Sragen-Ngawi mulai dari wilayah Kecamatan Ngrampal hingga ke perbatasan Sambungmacan.

Iptu Supriyanto mengungkap banyak penyebab terjadinya kecelakaan, yakni mulai dari faktor alam, manusia, jalan dan faktor kendaraan itu sendiri.

Ia mengimbau kepada setiap pengguna jalan untuk selalu tertib berlalu lintas dengan menaati rambu-rambu lalu lintas.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved