Berita Nasional

Prabowo Juluki Jokowi sebagai Wong Solo yang Luar Biasa: Bukan Kopassus tapi Berani Kunjungi Ukraina

Prabowo Subianto menyebut langkah Jokowi dengan mengunjungi Ukraina di tengah konflik itu merupakan tindakan berani.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
setneg.go.id
Jokowi dan Prabowo. Belakangan Prabowo Subianto memuji langkah Jokowi yang berani ke Ukraina padahal perang berkecamuk. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui, ia sempat terkejut ketika Presiden Joko Widodo berani mengunjungi Ukraina beberapa waktu lalu.

Padahal, saat itu dikunjungi Jokowi, kondisi Ukraina masih dihujani roket dan bom oleh Rusia.

Prabowo Subianto pun menyebut langkah Jokowi dengan mengunjungi Ukraina di tengah konflik itu merupakan tindakan berani.

Baca juga: Fadli Zon Ungkit Gerindra Pernah Mati-matian Dukung Anies Jadi Gubernur DKI, 2024 akan Lawan Prabowo

“Saya kaget juga Beliau ke Ukraina. Saya kaget. Ukraina sedang dihujani roket dan bom tapi beliau berani. Padahal yang Kopassus aku, Beliau bukan Kopassus. Boleh juga wong Solo ini, luar biasa,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam agenda “PKB Road To Election 2024” di Senayan, Jakarta, Minggu (30/10/2022), dikutip dari Kompas.com.

Prabowo melanjutkan, kunjungan Jokowi ke Ukraina tak lepas dari upayanya untuk mendamaikan konflik antara Ukraina dan Rusia.

Terlihat ketika Jokowi kemudian mengunjungi Rusia setelah dari Ukraina.

Prabowo mengaku, saat itu dia diperintahkan Jokowi untuk pergi ke sejumlah negara.

Antara lain Amerika Serikat, Rusia, China sebagai upaya mewujudkan perdamaian dunia.

Baca juga: Sang Penjaga Kampung Halaman Jokowi Silaturahmi ke Tokoh Agama : Dari Habib Novel hingga Habib Syech

“Ilmunya harus saya belajar sama Beliau. Saudara-saudara, habis itu beliau ke Kremlin, Beliau ingin mendamaikan. Saya diperintah ke Moscow ke Washington, coba tanya Indonesia bagaimana bisa bantu,” kata Prabowo.

Prabowo dari kunjungannya itu menyimpulkan bahwa semua negara menginginkan agar perang Ukraina dan Rusia dihentikan.

“Semua negara ingin untuk melerai jangan sampai terjadi perang besar. Kalau perang besar kita akan banyak menderita,” ucap Prabowo.

Lewat peperangan antara Ukraina dan Rusia, Prabowo pun mengingatkan pentingnya kebersatuan dan kerukunan.

Baca juga: Jokowi dan Maruf Amin Hadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah? Polresta Solo Koordinasi Sama Paspamres

Menurutnya, setiap ada permasalah, sudah sepatutnya diselesaikan dengan bijaksana.

“Kita mikul dhuwur mendjem njero (memikul tinggi-tinggi, memendam dalam-dalam). Kita angkat yang baik, yang tidak baik kita sudahlah. Selesaikan dengan arif dan bijaksana,” ujar dia.

“Jangan ada apa-apa selalu mencari dan mencaci menjelekkan siapa pun,” kata dia.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved