Berita Wonogiri Terbaru

4.031 Warga Wonogiri Dapat BLT DBHCHT Rp 300 Ribu Selama Empat Bulan, Penyaluran Dirapel November 

BLT DBHCHT tahun 2022 disebut Bupati Wonogiri sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang terpuruk karena kondisi saat ini

Istimewa
Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam sosialisasi penyaluran BLT DBHCHT dan Bansos Dampak Inflasi tahun 2022.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sebanyak 4.031 warga Wonogiri mendapat bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, dalam sambutannya mengatakan BLT tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang mengalami keterpurukan karena dampak negatif dari kondisi saat ini. 

"Dana ini bersumber dari kebijakan memberlakukan cukai dalam tata kelola tembakau dan hasil olahannya, tentunya yang sangat populer dalam masyarakat adalah produk rokok," kata dia, kepada TribunSolo.com, Rabu (9/11/2022). 

Bupati mengatakan melalui aparatur yang berwenang, pemerintah berusaha mengatur agar dari tata niaga tembakau, memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan, termasuk disalurkan melalui BLT. 

Baca juga: Dua Warga Wonogiri Tertimpa Tanah Longsor, Luka di Kaki dan Kepala, Keluarga Kini Mengungsi 

Baca juga: Pendataan Regsosek di Wonogiri Sudah 90 Persen, BPS: On The Track, Faktor Cuaca Jadi Kendala Petugas

Menurutnya, penyaluran BLT itu diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari DBHCHT.

"Sasaran penerima BLT DBHCHT adalah buruh tani tembakau dan atau buruh pabrik rokok, dan anggota masyarakat yang ditetapkan," jelasnya. 

Jekek, begitu juga dia disapa menerangkan, sesuai hasil pendataan, ada sebanyak 4.031 masyarakat yang menjadi sasaran penerima BLT DBHCHT. 

Dengan rincian, 1.817 orang buruh petani tembakau, 48 orang buruh pabrik rokok serta 2.166 orang anggota masyarakat lainnya. 

Menurut Jekek, ribuan penerima itu akan mendapatkan BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan selama empat bulan.

Sehingga total BLT yang didapatkan adalah Rp 1,2 juta. 

"Tugas kita bersama adalah untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat mengenai bantuan yang diberikan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan sebaik-baiknya," ujar Jekek. 

Baca juga: Ditarget September 2023, Penataan Kawasan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Telan Dana Rp22,8 Miliar

Baca juga: 16.748 RTLH di Wonogiri Sudah Direhab Sejak 2016, Bupati Jekek: Masih Ada 8.000 Rumah Tunggu Giliran

Jekek menambahkan, bantuan tersebut diharapkan benar-benar mencapai tujuan, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan oleh penerima. 

Dia juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat langsung dalam penyerahan BLT DBHCHT itu dapat mengawal program tersebut secara bersungguh-sungguh. 

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri, Kurnia Listyarini mengatakan BLT DBHCHT tersebut akan mulai disalurkan kepada penerima mulai bulan November-Desember.

Adapun penyaluran tersebut akan dirapel, artinya akan disalurkan dalam satu waktu. Sehingga penerima langsung  mendapatkan Rp 1,2 juta.

"Disalurkan mulai November-Desember 2022 di Kantor Kecamatan/Kantor Desa," kata Kurnia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved