Berita Boyolali Terbaru

Baru Tahap Pencalonan, Pilkades di Boyolali Sudah Diwarnai Perang Klenik: Rumah Ditebari Benda-benda

Perang klenik ternyata sudah mulai dilakukan dalam Pilkades di Boyolali. Padahal tahapan Pilkades masih pada tahap pendaftaran bakal calon kades

Tribunsolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi pelaksanaan Pilkades E-Votting di Boyolali beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Potensi konflik yang terjadi saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) bisa lebih besar ketimbang pemilihan-pemilihan lainnya.

'Luka' gara-gara jagonya kalah terkadang tak sembuh dalam hanya waktu satu atau dua tahun pasca pemilihan.

Sudah menjadi rahasia umum juga, selain perang fisik yang bisa berupa spanduk atau melalui pidato langsung, perang klenik pun kerap mewarnai gelaran Pilkades.

Setiap calon kepala desa (Cakades) punya konsultan khusus dalam hal per klenikan ini.

Baca juga: Pilkades di Boyolali Ini Mulai Panas, Kini Perang Spanduk : Jangan Arogan, Warga Bukan Bawahanmu

'Konsultan' ini biasanya akan memberikan saran terkait ritual-ritual yang harus dilakukan agar memperoleh suara terbanyak saat pemilihan nanti.

Di Boyolali akhir tahun ini akan ada Pilkades serentak di 15 Desa.

Pelaksanaan Pilkades ini bakal digelar secara E-Votting pada 7 Desember nanti.

Saat ini, tahapan Pilkades masih dalam tahap pendaftaran bakal calon kades (Bacakades).

Meski begitu, tak sedikit Bacakades yang sudah menyatakan kesiapannya untuk maju mengaku sudah diberondong serangan klenik.

Bacakades tersebut tak mau disebutkan namanya, karena di desanya hanya ada dua Bacakades.

Baca juga: Hasil Pilkades Karanganyar 2022 di Desa Ngijo: Suwarso Menang Telak, Kalahkan Sang Istri 

Bacakades itu mengaku tak bisa membuktikan secara nyata dan ilmiah jika mendapat serangan klenik.

Sebab dia takut masyarakat langsung menuduh Bacakades lainnya.

"Kalau saya sebut nama saya. Dan desa saya, pasti orang-orang akan menduga itu (serangan) itu dari dia (Bacakades satunya). Itu sudah termasuk tuduhan. Makanya nama saya jangan disebut," ujarnya, Rabu (9/11/2022).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved