Berita Boyolali Terbaru

Embung Kedung Banteng di Boyolali Bakal Disulap Jadi Wisata Alam Eksotis,Terinspirasi Telaga Madirda

Pemdes Cabeankunti melihat Telaga Madirda di Karanganyar sebagai contoh wisata alam yang bakal ditiru

TribunSolo.com/Tri Widodo
Embung Kedung Banteng di Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Rabu (9/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tempat wisata alam yang menyerupai Telaga Madirda di Ngargoyoso, Karanganyar bakal tersaji di Boyolali.

Rencananya, Pemerintah Desa (Pemdes) Cabeankunti, Kecamatan Cepogo, Boyolali akan menyulap kawasan sekitar Embung Kedung Banteng menjadi obyek wisata yang menarik.

Nantinya, wisatawan akan bisa mendapatkan kepuasan yang sama dengan wisata Tegala Madirda di Embung Kedung Banteng.

Wisatawan bisa menikmati ketenangan alam pegunungan, jernihnya air telaga, sejuknya udara, dan pemandangan Gunung Merapi-Merbabu.

Baca juga: Cerita Embung Kedung Banteng di Cabeankunti Boyolali, Ada Mitos Banteng Terjepit hingga Pocong 

Ada beberapa sarana yang akan dibangun untuk menunjang aktivitas wisatawan.

Seperti kamar mandi, tempat berkemah dan jalur-jalur ekstrim untuk jalur off-road .

Sekertaris Desa, Cabeankunti, Kecamatan Cepogo, Sulistyono menyatakan akan menggarap serius potensi wisata alam yang ada di sekitar Kedung Banteng.

Sehingga Kedung Banteng nantinya bisa membawa dampak positif bagi pembangunan desa maupun masyarakat.

"Embung sudah ada. Pemandangannya bagus. Jadi kalau kita percantik lagi dan lengkapi sarana prasarananya akan menarik minat wisatawan," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Baru Tahap Pencalonan, Pilkades di Boyolali Sudah Diwarnai Perang Klenik: Rumah Ditebari Benda-benda

Rencana itu bukan hanya ucapan di lidah semata.

Pemdes bakal mengucurkan anggaran besar untuk membangun kawasan di sekitar Embung Kedung Banteng itu.

Rencananya pada tahun 2023 mendatang, Pemdes akan menganggarkan dana sebesar Rp 100 juta.

"Ya nanti kita bangun kamar mandi dan sarana lainnya dulu. Tahun depan kita anggarkan lagi," tambahnya.

Dia optimis Embung Kedung Banteng ini kelak bakal ramai.

Baca juga: Underpass Tol Solo - Jogja di Boyolali Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Coretan dan Kata Kotor

Sebab, ada banyak sektor pendukung yang cukup menarik perhatian.

Seperti adanya beberapa sentral produksi logam yang tak jauh dari embung ini.

"Jadi nantinya wisatawan juga bisa melihat langsung proses pembuatan seni kerajinan yang ada. Itu kan menarik," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved