Berita Klaten Terbaru

Sungai di Kawasan Rawa Jombor Klaten Meluap, Sejumlah Titik Sempat Kebanjiran

Relawan Desa Krakitan, Asim Sulistiyo mengatakan, banjir terjadi saat hujan deras pada Selasa (15/11/2022) hingga Rabu (16/11/2022).

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Luapan air sungai yang menyebabkan banjir di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten, Rabu (16/11/2022) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sejumlah titik di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klatenn terendam banjir.

Relawan Desa Krakitan, Asim Sulistiyo mengatakan, banjir terjadi saat hujan deras pada Selasa (15/11/2022) hingga Rabu (16/11/2022).

Saat itu, aliran sungai yang mengarah ke Rawa Jombor tidak bisa menampung derasnya air sehingga meluber ke pemukiman warga.

Ada sejumlah dukuh di Desa Krakitan yang terendam banjir.

Asim mengatakan bahwa banjir juga merupakan banjir terbesar sejak 20 tahun terakhir.

"Sejak 20 tahun ini termasuk banjir yang besar, kemarin saja sudah banjir belum juga surut, " kata dia.

Sekertaris BPBD, Nur Tjahjono mengataka di Kecamatan Bayat ada 6 titik yang kebanjiran yakni Desa Krakitan, Jotangan, Paseban, Beluk, Kebon, dan Talang.

Baca juga: Ini yang Dibicarakan Pemilik Manchester City Sheikh Mansour, saat Bertemu Kaesang di Rumah Jokowi

Baca juga: Rundown Muktamar Muhammadiyah 2022 di Solo : Mulai Sidang Tanwir hingga Dibuka Oleh Presiden Jokowi

Untuk sementara sekitar 40 KK di Desa Krakitan diungsikan ke Balai Desa Krakitan dikarenakan banjir mencapai ketinggian 1 meter.

Selain Kecamatan Bayat, di Kecamatan Gantiwarno tepatnya di Desa Ngandong terjadi talud yang ambrol sepanjang 4 meter menimpa salah satu rumah warga.

"Kemudian Desa Brangkal terjadi banjir dengan ketinggian 30-50 cm, kami siaga," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved