Berita Solo Terbaru

Berkat Calon Kakak Ipar Korban, Aksi Pencabulan MAW Terkuak : Curiga Adik Tak Tungguin Kakak di RS

MAW tidak bisa menyembunyikan belangnya lama-lama. Dugaan tindakan pencabulan terhadap anak yang dilakukannya akhirnya terendus. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Adi Surya
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi (tengah) menunjukkan barang bukti kasus dugaan tindakan pencabulan terhadap anak di Mapolresta Solo, Rabu (16/11/2022). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - MAW tidak bisa menyembunyikan belangnya lama-lama. 

Dugaan tindakan pencabulan terhadap anak yang dilakukannya akhirnya terendus. 

Salah seorang calon kakak ipar korban yang kemudian membuka tabiat tak wajar yang dilakukan MAW. 

Seperti yang disampaikan Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi

"Calon suami dari kakak salah satu korban mencurigai perilaku korban," kata Iwan, Rabu (16/11/2022). 

Kecurigaan pelapor tersebut bermula dari calon adik iparnya tidak turut menunggui kakaknya yang sedang dirawat di rumah sakit. 

Baca juga: Teganya MAW, Cabuli 4 Anak Laki-laki, Bermula dari Grup Game Online dan Video Porno

Baca juga: Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 November: Perhatikan Waktu Kedatangan dan Keberangkatan Kereta

Dari situ, pelapor kemudian mencari calon adik iparnya.

Dia mendapati korban berada di kos tersangka yang berada di salah satu kawasan di Kota Solo.

Pelapor kemudian mengajak korban pulang dan menanyai korban soal kejadian yang menimpa korban.

"Korban kemudian menceritakan kejadian yang menimpanya," ucap dia.

Pelapor kemudian mengulik keterangan dari korban. 

Setelah keterangan korban dirasa cukup, pelapor kemudian membuat laporan ke Polresta Solo hingga akhirnya ditindak tim Sat Reskrim.

Polresta Solo bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka 1 November 2022. 

Atas perbuatan tersebut tersangka dijerat undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara atau denda 5 miliar.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved