Polisi Tembak Polisi

Sidang Ferdy Sambo Ditunda, Ayah Brigadir J Khawatir Akal-akalan Terdakwa untuk Siapkan Alibi

Lantaran ada penundaan sidang Ferdy Sambo dan kawan-kawan, Samuel Hutabarat khawatir dapat menguntungkan terdakwa nantinya. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Warta Kota/YULIANTO
Orangtua dari Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Samuel Hutabarat (kanan) dan Rosti Simajuntak (kiri) menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Sidang Ferdy Sambo dan Putri akan berlanjut ke tahap pembuktian. Sidang lanjutan ini diputuskan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak nota keberatan atau eksepsi Sambo dan Putri Candrawathi. Untuk pertama kalinya usai pembunuhan Yosua Ferdy Sambo dan Putri akan bertatap muka dengan keluarga Yosua di persidangan. Warta Kota/YULIANTO 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyayangkan soal penundaan sidang terdakwa Ferdy Sambo cs. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk menunda proses persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.

Adapun terdakwa dari kasus pembunuhan berencana tersebut adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Richard Eliezer, dan Ricky Rizal.

Baca juga: Alasan Sidang Ferdy Sambo Ditunda, Kejaksaan Negeri DKI Jakarta Sebut Tak Ada Kaitan dengan KTT G20

Sedangkan, terdakwa kasus obstruction of justice  ialah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Irfan Widyanto, Arif Rachman Arifin, Chuck Putranto, dan Baiquni Wibowo.

Jika sesuai jadwal, sidang dengan terdakwa Ferdy Sambo yang semula akan digelar pada 14 November 2022.

Namun sidang itu harus diundur menjadi 21 November 2022.

Samuel Hutabarat, ayah almarhum Brigadir J, menyebut sebenarnya persidangan yang selama ini berlangsung cukup bagus.

Baca juga: Kamaruddin Sindir Pengacara Ferdy Sambo yang Tak Becus: Ganti Pengacaramu Saya yang Bayar

Tetapi, lantaran ada penundaan sidang Ferdy Sambo dan kawan-kawan, ia khawatir dapat menguntungkan terdakwa nantinya. 

Pasalnya kata Samuel Hutabarat, terdakwa dinilai bisa menyusun strategi yang dikhawatirkan akan merugikan korban.

"Dalam hal ini tentu seminggu kosong persidangan, pihak dari kita atau terdakwa sangat memungkinkan untuk menyusun strategi-strategi ataupun alibi yang dibangun mereka di persidangan selama ini."

"Itu yang sangat kami khawatirkan," kata Samuel, dikutip dari YouTube KompasTv, Selasa (15/11/2022), via Tribunnews.com.

Samuel Hutabarat mengatakan, ia siap jika keterangan dirinya dan pihak keluarga diminta lagi di persidangan. 

Keluarga berharap kasus ini cepat selesai dan terungkap motif pembunuhan putranya. 

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo saat duduk di kursi terdakwa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2022). Ia membantah kesaksian Adzan Romer soal pintu kamar Putri Candrawathi terbuka usai Brigadir J tewas ditembak.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo saat duduk di kursi terdakwa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2022). Sidang Ferdy Sambo dan kawan-kawan ditunda sepekan. (Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra)

Hal senada disampaikan Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Martin Simanjuntak.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved