Berita Sragen Terbaru

Cara Mudah Panggil Ambulans di Sragen saat Kondisi Darurat : Buka Aplikasi PSC 119 Sukowati

Data dari Satlantas Polres Sragen, sejak 1 Januari hinga 13 Oktober 2022 terjadi 1.081 kasus kecelakaan dan jumlah korban meninggal dunia ada 123 jiwa

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba menunjukkan aplikasi PSC 119 Sukowati kepada TribunSolo.com. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sejumlah jalanan di Kabupaten Sragen jadi titik rawan kecelakaan.

Berdasarkan data dari Satlantas Polres Sragen, sejak 1 Januari 2022 hinga 13 Oktober 2022 terjadi 1.081 kasus kecelakaan dan jumlah korban meninggal dunia ada 123 jiwa.

Kecelakaan di Kabupaten Sragen sering terjadi di ruas jalan Solo-Sragen hingga jalan Sragen-Ngawi yang merupakan jalan nasional. 

Tak hanya di jalan biasa, kecelakaan juga cukup sering terjadi di ruas Jalan Tol Solo-Ngawi yang melintas di Bumi Sukowati. 

Hal itu dikarenakan, Kabupaten Sragen merupakan titik lelah para pengemudi yang melakukan perjalanan jauh Jakarta-Surabaya maupun sebaliknya.

Apabila mengalami kecelakaan atau kondisi kegawatdaruratan lain yang membutuhkan bantuan ambulans, anda cukup membuka aplikasi PSC 119 Sukowati

Aplikasi tersebut sudah dirancang menyerupai aplikasi ojek online, dimana bisa mengetahui lokasi ambulans yang berada di dekat kita. 

Baca juga: Diguyur Hujan Sejam, Jalan di Depan Proyek Pasar Nglangon Sragen Kebanjiran, Pengendara Pelan-pelan

Baca juga: Alphard Hantam Truk di Tol Solo-Semarang, Bos Pabrik Cor Logam asal Klaten Tewas: Sebulan Lagi Nikah

Di dalamnya terdapat peta, yang menampilkan lokasi terkini, dan posisi ambulans terdekat anda. 

Apabila membutuhkan bantuan tersebut, tinggal klik ikon mobil ambulans terdekat, kemudian akan muncul nomor handphone sopir ambulans yang bersangkutan yang bisa dihubungi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba mengatakan layanan tersebut terdiri dari potensi puskesmas, rumah sakit, hingga relawan di Kabupatrn Sragen. 

"Potensi yang terlibat ada 25 puskesmas, 12 rumah sakit, klinik pratama maupun utama, juga dari potensi relawan seperti Palang Merah Indonesia," katanya kepada TribunSolo.com.

"Ambulansnya sendiri dari semua jejaring, bisa dari potensi diluar rumah sakit dan klinik," ujarnya.

Dalam aplikasi tersebut, juga sudah dibagi lima area penanganan PSC, sesuai dengan eks kawedanan yang ada di Kabupaten Sragen. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved