Berita Boyolali Terbaru

Kabar Duka : Bupati Boyolali Periode 1984-1994 Mochamad Hasbi Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun

Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi dikabarkan meninggal dunia, Jumat (25/11/2022) pukul 17.15 WIB.

TribunSolo.com/Dok Pemkab
Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi dikabarkan meninggal dunia, Jumat (25/11/2022) pukul 17.15 WIB. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kabar duka datang dari Kabupaten Boyolali. 

Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi dikabarkan meninggal dunia, Jumat (25/11/2022) pukul 17.15 WIB.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Masruri, yang telah mengirimkan karangan bunga turut berduka cita. 

"Turut berduka cita, atas meninggalnya Bapak Moch Hasbi, mantan Bupati Boyolali," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (26/11/2022). 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Mochamad Hasbi meninggal dunia karena sakit dan menghembuskan nafas terakhir di usia 58 tahun.

Mochamad Hasbi meninggal dunia dan dimakamkan di Semarang, Jawa Tengah. 

Kabar duka tersebut juga disampaikan melalui akun instagram resmi Pemkab Boyolali, di akun pemkab_boyolali, yang diunggah pada Sabtu (26/11/2022) siang.

Baca juga: Wilayah Nglangon Sragen Langganan Banjir Tapi Kini Kian Parah, Warga : Dulu Airnya Masuk Sawah

Baca juga: Pelaku Penganiayaan di Karaoke Boyolali Dibekuk, Mengaku Minum Miras dari Rumah

Diunggah sebuah foto bertuliskan turut berduka cita, Bapak Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, Bupati Boyolali periode 1984-1994.

Dalam foto tersebut, juga terdapat foto Mochamad Hasbi semasa hidup. 

Dalam unggahan tersebut, juga terdapat keterangan ucapan duka cita beserta doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Innalillahi wainnailaihi rojiun
Atas nama pribadi, masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Boyolali menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak H. MOCHAMAD HASBI, BUPATI BOYOLALI PERIODE 1984-1994.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan mengampuni segala dosa Almarhum dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved