Berita Solo Terbaru
Kemenparekraf Harapkan Ada Game Lokal yang Dihasilkan dari Game Working Space di Solo Technopark
ICE Institute didukung Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kemendikbud Ristek Batch-II menginisiasi program akselerasi talenta game PMGD
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ICE Institute didukung Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kemendikbud Ristek Batch-II menginisiasi program akselerasi talenta game Program Mikrokredensial Game Developer (PMGD).
Program ini diselenggarakan selama 5 bulan yaitu dari Februari - Juli 2022 yang didukung dari 10 perguruan tinggi.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan Piala Presiden Esports.
Baca juga: Inilah Game Working Space Pertama di Indonesia, Lokasinya di Solo Technopark
Dimana dari 6 game yang dipertandingkan, 3 game di antaranya merupakan game lokal.
"Ke depan harus ada (game) dari sini (Gaming Working Space) yang dipertandingkan," terang Muhammad Neil El Himam, saat peresmian Gaming Working Space di Solo Technopark, Selasa (29/11/2022).
Saat ini program tersebut telah menghasilkan hilirisasi 3 game unggulan.
Adapun 3 game unggulan itu dihasilkan dari 54 game hasil pengembangan game yang dikembangkan oleh 672 mahasiswa yang berasal dari 180 perguruan tinggi dari seluruh indonesia.
Koordinator Pembelajaran Belmawa, Kemendikbud Ristek, Dewi Wulandari menjelaskan, hadirnya Game Working Space di Solo Technopark bakal menjadi faktor yang mendukung terbentuknya ekosistem pengembangan game nasional di Indonesia.
Baca juga: Dilengkapi Device High Spec, Game Working Space di Solo Technopark Siap Cetak Talent Internasional
"Tempat ini juga membangun rantai industri game dengan mengakselerasi pertumbuhan organik melalui pencetakan talenta, membanjiri pasar dengan game lokal, dan bersaing dengan pasar game internasional untuk meningkatkan rekognisi dan pendapatan negara," jelasnya.
Program ini merupakan hasil dari kolaborasi yang melibatkan dunia pendidikan, dunia usaha dan dunia industri, masyarakat, pemerintah dan media.
Tujuannya untuk mengakselerasi penyediaan talenta game nasional untuk mendorong kemajuan industri game di Indonesia melalui pelatihan dan pengembangan mahasiswa sebagai game developer.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-pasca-peresmian-Gaming-Working-Space-di-Solo-Technopark-Solo-Selasa-29112022.jpg)