Berita Solo Terbaru

Mahasiswa UNS Rintis Siebook.id, Fokus Bangun Wadah Pendidikan Bagi Anak Kurang Mampu di Indonesia

Mahasiswa UNS ikut berkontribusi dalam memberantas anak putus sekolah. Mereka memberikan wadah pendidikan bagi anak kurang mampu lewat Siebook.id.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Salah satu kegiatan Siebook.id UNS. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Iin Mutmainah merintis komunitas sosial bernama siebook.id.

Siebook.id merupakan komunitas sosial yang berfokus pada pendidikan bagi anak kurang mampu dan memberikan edukasi literasi untuk masyarakat Indonesia.

Siebook.id tersebut turut berkontribusi bagi Indonesia sesuai yang diamanatkan pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Awalnya mendirikan siebook.id karena ada beberapa anak yang aku ajar di Taman Pendidikan Alquran (TPA) ternyata putus sekolah,” kata Iin Mutmainah yang juga mahasiswa prodi S1 Agribisnis FP UNS, Senin (28/11/2022).

“Ketika aku travelling ke berbagai daerah aku juga banyak menemui anak mengamen di jalanan yang putus sekolah. Selain itu, aku melihat masih ada ketimpangan pendidikan di berbagai daerah,” katanya.

Iin Mutmainah sendiri berasal dari Kalimantan Timur.

“Kedua orang tua dari Nusa Tenggara Barat (NTB), jadi pas ke Jawa terasa sekali perbedaannya. Pendidikan di Jawa lebih kompetitif dan maju,” katanya.

“Serta seperti yang kita ketahui bersama juga kalau pendidikan di Indonesia itu cukup tertinggal dengan literasi bacanya yang rendah,” katanya.

Siebook.id juga lahir karena didapati daerah didekat UNS tidak  memiliki guru untuk pengajaran TPA dan bimbingan belajar gratis.

Selain itu, terdapat beberapa anak yang jadi anak didik mengalami putus sekolah.

Baca juga: Sragen Fokus Infrastruktur di 2023,Ketua DPRD Minta Pemkab Tak Lupakan Pendidikan & Ketahanan Pangan

“Kami juga melihat data minimnya literasi pendidikan di Indonesia yang membuat miris, dan juga pendidikan yang masih tertinggal di beberapa daerah pelosok Indonesia,” katanya.

Maka berangkat dari situlah, Iin Mutmainah berfikir mereka yang putus sekolah dan tak berkesempatan mengenyam sekolah formal barangkali bisa mendapatkan ilmu lewat buku-buku serta pengajaran TPA dan bimbingan belajar gratis.

Setelah ide ini muncul, Iin Mutmainah kemudian memaparkan ide itu ke teman-teman dan mendapatkan sambutan positif.

Dari situ terbentuklah tim inti siebook.id itu yang terdiri dari Kepala Content Creator, Amelia Rahma dari mahasiswa Prodi Teknik Industri Fakultas Teknik (FT) UNS, Kepala Public Relation, Aina Mardiyah dari mahasiswa Prodi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sekolah Vokasi (SV) UNS, dan Kepala Pengajar, Siti Rizqina dari mahasiswa Prodi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS.

“Kami menyadari bahwa masih banyak yang perlu dibenahi pada pendidikan di Indonesia, mulai dari rendahnya literasi masyarakat Indonesia,” katanya.

“Masih banyak anak putus sekolah sampai rendahnya pemerataan pendidikan di Indonesia. Maka, siebook.id hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kami hadir untuk turut berkontribusi bagi Negara Indonesia melalui hal-hal kecil disekitar kami,” katanya.

Dirinya juga membeberkan bahwa tujuan pendirian siebook.id untuk, meningkatkan literasi masyarakat Indonesia lewat buku.

Sehingga nantinya buku menjadi mudah diakses untuk semua kalangan, tanpa keberatan soal harga, dan mengurangi jumlah anak yang putus sekolah dengan memberikan ilmu yang kita punya dari sekolah atau kuliah. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved