Info Klaten

Semaraknya Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal di Klaten: Dihibur Nabila Maharani dan Woro Widowati

Klaten baru saja menggelar konser untuk masyarakat, konser tersebut bernama Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal.

Penulis: Ibnu DT | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Konser Gempur Rokok Ilegal menghadirkan Nabila Maharani dan Woro Widowati, Senin (28/11/2022) di Lapangan Bonyokan, Jatinom. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo Klaten) bersama Bea Cukai Surakarta menggelar acara Konser Musik Kabupaten Klaten tahun 2022 dalam rangka sosialisasi gempur rokok ilegal dan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pesta Rakyat yang menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) digelar meriah dengan menghadirkan penyanyi yang sedang naik daun yakni Nabila Maharani dan Woro Widowati, Senin (28/11/2022) di Lapangan Bonyokan, Jatinom. 

Dari pantauan TribunSolo.com, kegiatan tersebut dipadati ribuan orang yang didominasi kaum milenial. 

Selain itu, Bupati Klaten dan Forkopimda Kabupaten Klaten, Perwakilan Bea Cukai Surakarta, Sekda Klaten, Kepala OPD, Ketua DWP Klaten, Camat Jatinom, dan tamu undangan lainnya hadir ditengah-tengah masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan konser tersebut. 

Sekitar pukul 19.30 WIB Woro Widowati menjadi penampil pertama di konser musik langsung disambut riuhnya penonton. 

Dirinya sukses membawakan beberapa lagu, sampai penonton merasakan rasa patah hati lirik lagu Kok Iso Yo dan Klebus. 

Mampu membawa suasana panggung dengan cukup apik, membuat Bupati Klaten, Sri Mulyani turun dari panggung konser untuk ikut joged bersama masyarakat, saat Woro menyanyikan lagu Ojo Dibandingke yang diciptakan Abah Lala. 

Baca juga: Bea Cukai Surakarta Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal

Tak cukup sampai disana, Nabila Maharani juga sukes membuat penonton hanyut ke dalam suasana saat menyanyikan lagu Andaikan Kau Datang Kembali yang dipolulerkan Koes Plus. 

Sampai akhirnya lagu yang paling ditunggu dinyanyikan Nabila, yakni Ayank yang tembus 12 juta penonton di YouTube. 

Dalam sambutannya Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa, mengatakan jika kegiatan tersebut digagas sebagai langkah sosialisasi guna menggempur rokok ilegal yang hingga saat ini masih mudah ditemui di kalangan masyarakat. 

Dirinya menambahkan jika kegiatan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dari DBHCHT.

“Tentunya selain sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, pesta rakyat ini juga menghibur masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut. 

Ia menyampaikan setelah dua setengah tahun tidak ada hiburan karena pandemi, maka pesta rakyat akan membayar keriduan tersebut.

"Dengan acara gempur rokok ilegal ini berjalan sangat luar biasa," ungkapnya 

“Malam hari ini kita bisa berkumpul, malam ini bisa berjoget. Semoga semuanya terhibur dan tetap jaga keamanan masing-masing karena banyaknya yang datang malam hari ini yaitu ribuan masyarakat,” imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved