Berita Boyolali Terbaru

Tega! Mayat Bayi Perempuan di Jl Semarang-Solo Ternyata Dilempar ke Selokan Sawah Pasca Dilahirkan

Diduga kuat, mayat bayi perempuan yang ditemukan itu baru saja dilahirkan. Terbukti dari darah yang menempel di bayi dan belum sepenuhnya kering

TribunSolo.com/Tri Widodo
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat bayi perempuan di selokan jalan Semarang-Solo, Senin (5/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sungguh tega, seorang bayi mungil yang baru dilahirkan ternyata sengaja dibuang hingga akhirnya meninggal dunia.

Bahkan, kuat dugaan cara membuang anak manusia itu tak ubahnya seperti membuang bangkai binatang.

Yakni dilempar begitu saja ke selokan.

Penemuan mayat bayi perempuan di pinggir jalan raya Semarang -Solo ini sangat memprihatikan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Selokan Jalan Semarang-Solo

Bagaimana tidak, bayi yang baru dilahirkan itu diduga dibuang dengan cara dilempar dari bahu jalan ke selokan yang ada di timur OT Delta Merlin, Desa/Kecamatan Banyudono.

Bayi itupun ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan mengenaskan.

Posisi tubuhnya miring di dasar selokan.

Tak ada sehelai benang pun yang menempel atau dijadikan alas.

Bayi suci tanpa dosa itu dengan brutal dibuang begitu saja oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan.

"Kemungkinan bayi dibuang pada pukul 05.00-06.00 WIB. Saat suasana masih sepi dan gelap," kata Kapolsek Banyudono, AKP Lukman Effendi kepada TribunSolo.com, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Kronologi Temuan Mayat Bayi Perempuan, Ditemukan Teknisi Jaringan yang Pasang Tiang Kabel Internet

Bayi itu diduga kuat langsung dibuang setelah dilahirkan.

Hal itu terlihat dari darah yang masih menyelimuti bayi nahas itu dan belum sepenuhnya kering.

"Dari Bu Bidan juga mengatakan jika darah yang menempel itu terbilang masih cukup segar. Ditengah cuaca terik hari ini tapi darahnya masih terlihat merah," ujarnya.

Hal itu diperkuat dari temuan awal, di bahu jalan juga ditemukan ceceran darah.

"Hanya saja, lokasi melahirkannya tidak di sini. Mungkin naik mobil atau sepeda motor langsung berhenti lalu membuangnya. Karena di bahu jalan itu terdapat darah yang menjadi barang bukti," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved