Berita Sukoharjo Terbaru

Hujan Deras Disertai Angin Selama 30 Menit di Sukoharjo, Sejumlah Pohon Tumbang hingga Rumah Rusak

Hujan disertai angin mengguyur sejumlah kecamatan di Sukoharjo pada Selasa (6/12/2022).

TribunSolo.com/Dok BPBD Sukoharjo
Genteng berhamburan disapu hujan disertai angin kencang di Kampung Tambak Rt 2/7 Kelurahan Mandan, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Selasa (6/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Hujan disertai angin mengguyur sejumlah kecamatan di Sukoharjo pada Selasa (6/12/2022).

Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan angin lisus menerjang rumah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Sri Maryanto, mengatakan hujan deras mengguyur  Nguter, Tawangsari, Bulu dan Kecamatan Sukoharjo.

Hujan deras yang terjadi sekitar 30 menit itu, menimbulkan sejumlah dampak di wilayah yang terguyur hujan, mulai dari angin kencang dan pohon tumbang. 

"Di Bulu ada pohon tumbang mengenai belakang rumah warga," kata dia kepada TribunSolo.com.

Dia menjelaskan, pohon tumbang itu menimpa rumah milik Yatno, warga Dusin Karangpuh, Desa Lengking.

Adapun dampak yang ditimbulkan yakni sebagian genting rumah mengalami kerusakan. 

Di wilayah Kepuh, Kecamatan Nguter, terjadi cabang pohon yang tumbang ke badan jalan raya. Menurutnya, peristiwa itu langsung ditangani oleh BPBD, SAR dan relawan. 

Baca juga: Hasil Akhir Persis Solo Vs Rans Nusantara FC : Skor 6-1, Matsumura Cetak Brace, Gol Samsul Penutup

Baca juga: Total Ada 3 Pohon di Sukoharjo yang Tumbang Diterjang Angin Lisus, BPBD : Aman, Tak Ada Korban Jiwa

"Di Mandan, ada angin kencang. Dampaknya dua rumah gentingnya rusak. Itu di dua tempat," jelasnya. 

Sementara itu, beredar video yang menunjukkan terjadinya hujan es disertai angin kencang di wilayah Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari. 

Dalam video terlihat, sebuah tenda yang terbuat dari seng porak poranda. Sementara di video lain menunjukkan material padat menyerupai butiran es. 

"Kalau yang di Tawangsari, kita belum menerima laporan. Adanya di Kecamatan Bulu yang berbatasan dengan Tawangsari," jelasnya. 

Kendati demikian, dia menjelaskan hujan es terjadi karena awan cumolonimbus yang terdiri dari benda padat seperti butiran es, kemudian air dan unsur lainnya. 

"Imbauannya warga harus antisipasi, utamanya kalau punya pohon rimbun, bisa dikurangi bebannya," jelasnya.

"Yang di wilayah perbukitan, apabila ada celah di tanah, bisa segera ditutup agar tidak longsor," imbuh dia. (*) 

 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved