Berita Solo Terbaru
Jalur Seleksi Masuk PTN Berubah, Tak Ada Pembedaan Jurusan IPA dan IPS
Jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi berubah. Proses seleksi yang diubah tersebut yaitu seleksi prestasi, tes skolastik dan tes mandiri.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Sebanyak 3 jalur seleksi mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) resmi berubah.
Salah satunya tidak ada pembedaan jurusan IPA dan IPS dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Ketiga proses seleksi yang diubah tersebut yaitu seleksi prestasi, tes skolastik dan tes mandiri PTN.
Perubahan jalur masuk Tes Potensi Skolastik (TPS) yang akan dilakukan dianggap lebih sulit karena menggunakan penalaran.
Namun, perubahan lewat TPS tersebut dianggap adil karena memberi kesempatan bagi banyak siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar (bimbel).
“Bagi siswa yang tidak ikut bimbel punya kesempatan yang sama dengan siswa lain yang ikut bimbel karena seleksi lewat TPS ini,” kata Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Periode 2022-2024, Prof. Ganefri Ph.D saat Konferensi pers Pembukaan pelaksanaan seleksi Nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) tahun 2023, Selasa (10/1/2023) siang.
“Lewat TPS ini, tidak akan ada lagi kebocoran soal masuk,” katanya.
Prof. Ganefri membeberkan bahwa dengan adanya TPS memberikan banyak keunggulan, salah satunya menjamin kualitas tes.
Baca juga: Daftar SNBP UNS 2023? Ini 3 Prodi Saintek & Soshum yang Punya Angka Keketatan Persaingan Tinggi
“Karena dari awal benar-benar diatur agar siswa yang tes tersebut menggunakan penalaran, tidak semudah menghafalkan,” katanya.
Jalur tes skolastik memang berbeda dengan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang selama ini dilakukan.
SBMPTN merupakan jalur yang berisi banyak materi dari berbagai mata pelajaran, namun rupanya lewat aturan jalur masuk SBMPTN materi tersebut tidak akan dipakai lagi.
Dalam seleksi yang baru, calon mahasiswa perguruan tinggi negeri akan menghadapi tes kognitif, literasi dan penalaran beberapa mata pelajaran saja.
Tes skolastik tersebut yang mengukur empat hal yaitu potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/uji-ketrampilan-sbmptn-2018_20180512_081310.jpg)