Berita Solo Terbaru

Isu Harga Emas Naik Gila-gilaan, Pedagang Jual Beli Emas di Pasar Klewer Bersiap Panen Cuan

Dua bulan terakhir harga emas memang terus mengalami kenaikan. Tapi lonjakan harga emas tidaklah terjadi secara tiba-tiba, melainkan bertahap

Tribunsolo.com/Anang Ma'ruf
Joko (40) pedagang kaki lima jual beli emas di Pasar Klewer Solo sedang menimbang emas, Minggu (15/1/2023) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Isu kenaikan harga emas sejak dua bulan terakhir jadi kabar gembira bagi pedagang kaki lima (PKL) jual beli emas.

Tak terkecuali bagi Joko (40), pedagang jual beli emas di Pasar Klewer.

Pria asal Grogol, Sukoharjo itu menegaskan dua bulan terakhir harga emas memang terus mengalami kenaikan.

Tapi lonjakan harga emas tidaklah menjulang tinggi secara tiba-tiba, melainkan secara bertahap.

Tepatnya dimulai dari bulan Desember 2022 lalu.

Baca juga: Minat Investasi Emas di Solo Tinggi, Pakar Ekonomi Ingatkan Dua Hal yang Perlu Diwaspadai 

"Iya naik, tetapi orang itu biasanya dikira naiknya langsung tinggi. Padahal tidak, semua itu bertahap, " ucap Joko, kepada TribunSolo.com, Minggu (15/1/2023).

Kenaikan harga emas semacam ini menjadi kabar gembira bagi dirinya.

Sebab ketika ada kenaikan harga emas, kecenderungannya bakal banyak orang yang menjual emas mereka.

Apalagi kenaikan harga emas 24 karat saat ini dikatakan Joko bisa tembus hingga Rp800-900 ribu per gramnya.

Dua bulan terakhir harganya masih bertahan di angka Rp700 ribu per gram.

Baca juga: Isu Resesi Dongkrak Harga Emas di Solo, Tembus Rp 1 Juta Per Gram

"Menurut saya kenaikan Dua bulan terakhir ini luar biasa," kata Joko.

Joko bercerita bahwa kenaikan harga emas kali ini bukanlah yang tertinggi yang pernah dialaminya.

Ketika masa pandemi Covid-19 atau dua tahun lalu, Joko mengaku harga emas bisa mencapai Rp980 ribu per gram atau bahkan menembus Rp1 jutaan.

"Kalau dibandingkan dua tahun lalu, waktu Covid bisa pulang bawa uang ratusan juta, karena waktu itu semua pada menjual emas untuk kehidupan sehari-hari," kata Joko.

"Kalau dua bulan ini bawa pulang puluhan juta tiap satu minggu," tambahnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved