Info Klaten

Rasakan Kesedihan Pemain dan Suporter PSIK, Bupati Sri Mulyani Juga Kecewa Liga 3 Berhenti

Penghentian Liga 3, membuat kecewa sejumlah pihak, salah satunya ialah Bupati Klaten, Sri Mulyani.

Penulis: Ibnu DT | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ibnu DT
Bupati Klaten Sri Mulyani menyaksikan pertandingan PSIK Klaten vs AT Farmasi Solo di Stadion Trikoyo Klaten, Rabu (28/9/2022). Hasil akhir dimenangi PSIK Klaten. 

Liputan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Penghentian Liga 3, membuat kecewa sejumlah pihak, salah satunya ialah Bupati Klaten, Sri Mulyani.

Hal itu lantaran Harimau Merapi julukan dari PSIK Klaten itu tengah menjadi runner-up di Liga 3 Provinsi Jawa Tengah.

Dengan hasil tersebut seharusnya sudah cukup membuat PSIK Klaten Lolos ke babak Liga 3 Nasional.

Kepastian tersebut diperoleh usai Rapat Komite Eksekutif PSSI, EXCO, yang digelar Kamis (12/1/2023) menelurkan sebuah keputusan yang menuai kontroversi.

PSSI memutuskan untuk meniadakan kompetisi Liga 2 dan 3, serta meniadakan degradasi dari tim Liga 1.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengaku kecewa atas keputusan itu.

"Kasihan, (PSIK) Klaten baru mau maju tapi kompetisi malah berhenti," ungkapnya dengan nada kecewa kepada TribunSolo.com, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Sisi Lain Bupati Klaten Sri Mulyani, Ternyata Sering Layani Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Warga 

Baca juga: Hadiri Natal Bersama dan Tahun Baru 2023, Bupati Sri Mulyani Ajak Jemaat Doakan Kesejahteraan Klaten

Mulyani masih berharap bahwa Liga 3 Nasional masih akan berlanjut.

"Janganlah, karena itu dapat memutus regenerasi pemain muda untuk berkembang di kemudian hari," jelas dia.

"Mereka sudah berjuang mati-matian, tapi ini tidak hanya dirasakan oleh Klaten, namun juga dirasakan di wilayah lain," lanjutnya.

Meski begitu, Mulyani menyadari bahwa keputusan tersebut pasti memiliki alasan yang jelas.

"Mungkin banyak pertimbangan, salah satunya tragedi Stadion Kanjuruhan atau yang lainnya, tapi semoga tetap akan berlanjut dan tidak diberhentikan Liga 3," terang dia.

"Semoga dievaluasi lagi kebijakan itu, karena ditakutkan pada generasi yang saat ini akan menumbuhkan ketidak kepercayaan diri lantaran kompetisi dihentikan," harapnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved