Berita Solo Terbaru

Nasib Pedagang Eks Shelter TSTJ : Sudah Kosongkan Barang di Solo Safari, Kini Banyak yang Menganggur

Nasib pedagang eks Shelter TSTJ kini merana, selain kebingugan lokasi jualan. Mereka kini juga banyak yang menganggur.

TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Kondisi Shelter TSTJ sebelum para pedagang mengosongkan barang yang ada di sana. Pengosongan dalam bagian pembangunan solo Safari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pedagang yang pernah menempati kios shelter Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) sudah mengosongkan barang dagangannya. 

Itu terjadi setelah adanya pemberian tenggat waktu hingga 6 Januari 2023 yang kemudian diperpanjang hingga 13 Januari 2023. 

Humas Asosiasi Pedagang TSTJ, Sudarno mengatakan, barang-barang dagangan yang awalnya berada di kios shelter sudah dipindahkan ke rumah oleh para pedagang. 

Beberapa diantara mereka pun masih ada yang berjuang untuk tetap berjualan baik dari rumah ataupun memanfaatkan event-event. 

"Yang jualan souvernir aksesoris itu kadang keluar kalau ada event-event, kalau yang jualan kaos, barangnya ada di rumah," ucap Darno kepada TribunSolo.com, Rabu (18/1/2023). 

"Masalahnya, kaos-kaos itu ada tulisan sablon (bertema) Taman Satwa Taru Jurug, jadi kalau dijual di luar tidak laku," kata dia.

"Lalu untuk yang jualan sebangsa makanan seperti bakso atau jajanan anak-anak kalau ada event di luar kadang buka, kalau tidak ada ya menganggur di rumah," tambahnya.

Banyak juga pedagang yang dulunya sempat jualan di Shelter TSTJ kini malah menganggur.

Baca juga: Persiapan Solo Safari: Disiapkan 10 Mobil Listrik, Bolak-balik Antar Pengunjung Sampai Tempat Parkir

Kendati demikian, Sudarno tidak bisa membeberkan jumlahnya. 

Para pedagang yang dulu sempat berjualan di TSTJ sebenarnya sudah ditawarkan lokasi. Diantaranya, Shelter Manahan. 

Namun mereka urung untuk menempati lokasi tersebut. 

"Kalau di pasar tradisional sepi, kalau di Shelter Manahan jauh. Itu harus ada transportasi," ucapnya. 

Lapak-lapak yang dulu ditempati para pedagang di Shelter TSTJ pun juga sudah diratakan.

Adapun Sudarno berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga bisa memberi pendampingan UMKM. 

"Harusnya ada, biar mereka bisa usaha lagi dan bisa meringankan beban keluarga," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved