Liga Inggris

Arsenal vs MU di Liga Inggris : Dilema Pep Guardiola Pilih Dukung Mikel Arteta atau Erik ten Hag

Jika Arsenal menang, kans Manchester City memperkecil poin kian sulit. Sementara jika MU menang bisa merebut posisi dua klasemen.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com / AFP
Ekspresi Manajer Manchester City, Pep Guardiola saat laga Liga Champions Manchester City vs Atletico Madrid di Etihad Stadium, 5 April 2022. (Oli SCARFF / AFP) 

TRIBUNSOLO.COM -- Duel bigmatch Liga Inggris bakal tersaji pada pekan ke-21 antara Arsenal vs Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (22/1/2023) pukul 23.30 WIB.

Menjelang pertemuan Arsenal dan Manchester United, Pep Guardiola malah dilema.

Pasalnya jika Arsenal menang, kans Manchester City memperkecil poin kian sulit.

Sementara jika Manchester United yang unggul, berpotensi menggeser Manchester City di posisi kedua klasemen.

Baca juga: Punya Kenangan Masa Kecil Bersama The Blues, Declan Rice Pilih Gabung Chelsea Ketimbang Arsenal?

Pep Guardiola pun mengakui, kualitas Manchester City masih jauh dari The Gunners musim ini, sekalipun Arsenal dikalahkan MU.

Man City berpeluang memperkecil jarak dengan Arsenal menjadi dua poin jika mereka menang melawan Wolverhampton Wanderers, Minggu (22/1/2023).

Meski kemenangan MU berpeluang membantu The Citizens, Pep Guardiola ogah mendukung skuad asuhan Erik ten Hag.

"Ini bukan tentang itu," kata Pep Guardiola ketika ditanya apakah dia mengharapkan kemenangan United pada hari Minggu.

"Mereka kalah melawan United? Jika kami bermain seperti ini, kami tidak akan mengejar mereka."

"Kami perlu mengubah diri kami sendiri dan setelah itu jika Arsenal bertahan lama (di posisi 1 klaseman), kami harus memberi selamat kepada mereka."

"Ini bukan tentang tiga atau empat poin. Cepat atau lambat kita akan jatuh," ucap Pep Guardiola dikutip TribunSolo.com dari Manchester Evening News.

Baca juga: Arsenal vs MU di Liga Inggris - Alexis Sanchez Jagokan The Gunners Menang : Kalian Selalu di Hatiku

Pep Guardiola juga menepis anggapan bahwa City masih favorit juara karena mereka memiliki pengalaman mengejar poin.

Menurutnya kondisi Manchester City dulu dan sekarang jauh berbeda.

"Itu masa lalu. Lihat apa yang Anda miliki sekarang. Mereka (Arsenal) memiliki segalanya dengan bola mati, organisasi pertahanan, mereka mempertahankan sepuluh pemain di dalam kotak, lima atau enam di kembali, transisi yang bagus, memenangkan duel."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved