Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Sosok Rohadi Widodo di Mata Bupati Juliyatmono : Murid dan Partner Pembangunan di Bumi Intanpari

Juliyatmono menuturkan, almarhum merupakan salah satu muridnya saat menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan akta kematian Rohadi Widodo kepada keluarga, di rumah duka, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (24/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Duka mendalam tak hanya dirasakan Pimpinan DPRD Karanganyar atas berpulangnya Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo.

Hal tersebut juga dirasakan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Pasalnya, almarhum Rohadi Widodo pernah menjadi bagian pemerintahan Kabupaten Karanganyar era Juliyatmono, tepatnya pada periode 2013-2018.

Bahkan, ia menyebut almarhum merupakan murid sekaligus partner dalam membangun Kabupaten Karanganyar.

Juliyatmono mengaku sangat kehilangan saat mengetahui kabar duka itu.

Baca juga: Rohadi Widodo Tutup Usia,Ratusan Karangan Bunga Terpampang di Rumah Duka: Ada dari Hidayat Nur Wahid

"Almarhum merupakan orang yang energik, cekatan dan cepat mengambil tindakan dalam hal apapun," kata Juliyatmono kepada TribunSolo.com, Selasa (24/1/2023).

Juliyatmono menuturkan, almarhum merupakan salah satu muridnya saat menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Menurutnya, almarhum Rohadi Widodo, mulai terlihat menonjol saat menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, terutama bidang keagamaan.

Bahkan, almarhum tidak canggung berdiskusi dengan siapapun dan dalam hal apapun.

"Beliau orang baik, kita kehilangan salah satu putera terbaik Karanganyar, almarhum juga murid saya di SMA Muhammadiyah Karanganyar," ucap Juliyatmono.

Baca juga: Sosok Almarhum Rohadi Widodo di Mata Rekan Anggota DPRD Karanganyar: Menginspirasi dan Visioner

"Saya tahu persis karakternya, setelah sekian tahun, kami menjadi partner dalam membangun Karanganyar, baik sebagai anggota DPRD maupun di pemerintahan," ungkapnya.

Juliyatmono mengaku terharu terhadap sikap almarhum, saat dirinya menggelar acara Ngunduh Mantu, Sabtu (7/1/2023) lalu.

Pasalnya,almarhum masih menyempatkan diri menghadiri acara tersebut meski kondisinya terbilang belum fit.

"Saya betul-betul kehilangan orang baik. Saat berjuang melawan penyakit, saya sedih, terharu dan sangat kehilangan sosoknya," pungkas dia.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved