Kuliner Solo

Kuliner Wonogiri : Berburu Kuliner Jadul di Pasar Dhoplang, Ada Kicak, Sambal Cabuk hingga Bongko

Wonogiri memiliki banyak sekali makanan khas yang legendaris, namun keberadaannya kini sulit didapatkan.

TribunSolo / Bima
Beberapa jajanan kuliner jadul di Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Wonogiri memiliki banyak sekali makanan khas yang legendaris, namun keberadaannya kini sulit didapatkan.

Tapi bagi penggemar makanan jadul tak perlu khawatir, di wilayah timur Wonogiri, ada pasar yang menyediakan banyak menu jadul itu.

Baca juga: Kuliner Boyolali: Warung Bakmie Pak Bejo Lokasinya Dekat Pertigaan Bangak, Sudah Jualan Sejak 1997

Ya, itu adalah Pasar Dhoplang yang berada di Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo.

Pasar itu hanya buka di akhir pekan saja setiap pagi.

Namun saat ini para pedagang makanan jadul di sana mengikuti event Jajan Durian dan Kuliner Jadul di Alun-Alun Wonogiri selama tiga hari Selasa (24/1/2023) hingga Kamis (26/1/2023).

Pengelola Pasar Dhoplang, Abdul Wahid Ahmadi, mengatakan saat ini makanan jadul sulit didapatkan di pasaran diantaranya adalah kicak (bahan tiwul), sambal cabuk, bongko dan lain-lain.

"Sego bancakan atau brokohan sudah sulit didapatkan juga, karena budaya kondangan langka. Di dalam sego bancakan juga ada makanan yang langka, diantaranya bongko," kata dia, kepada TribunSolo.com.

Menurutnya, sebagian besar makanan jadul itu rata-rata berbahan dasar gaplek atau singkong.

Berikut makanan Jadul Wonogiri yang sudah langka:

1. Kicak

Kicak merupakan makanan dengan bahan dasar gaplek singkong. Rasa dari kicak ini manis. Makanan berwarna cokelat ini biasanya dihidangkan dengan daun pisang.

2. Gatot

Gatot merupakan makanan ringan jadul yang juga terbuat dari gaplek singkong. Menurut Wahid, singkong harus direndam hingga beberapa hari.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved