Berita Solo Terbaru

Pasar Kabangan Tinggal Nama, Bakal Dijadikan Parkir Bus Besar, Eks Pedagang Dipindah ke Pasar Jongke

Pengalihan fungsi lahan dengan luas 3.660 meter persegi ini telah memasuki tahap desain.

dok TribunSolo.com
Pasar Kabangan Solo yang terletak di Jl Dr Radjiman Solo. Pasar ini segera dibongkar dan diganti menjadi lahan parkir. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasar Kabangan dalam waktu dekat bakal tinggal nama saja.

Ya, kawasan itu bakal diubah menjadi lahan parkir, terutama untuk bus besar oleh Pemerintah Kota Solo.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, perubahan ini dilakukan demi memfasilitasi Kampung Batik Laweyan.

"Untuk memfasilitasi Kampung Batik Laweyan. Jadi biar bus-bus pariwisata, mobil-mobil gede, hi-ace, elf, bisa masuk situ. Terus masuk ke kampung batik bisa pakai sepeda, pakai becak," kata Gibran, saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (26/1/2023).

Pedagang Pasar Kabangan sendiri akan direlokasi menjadi satu dengan Pasar Jongke.

Pengalihan fungsi lahan dengan luas 3.660 meter persegi ini telah memasuki tahap desain.

Baca juga: Ingin Pembukaan dan Penutupan Piala Dunia U-20 Dilakukan di Solo, Gibran Dekati Wishnutama

"Sudah digambar intine oke kabeh," terangnya.

Sementara itu Ketua BPC PHRI Solo, Abdullah Soewarno mengapresiasi langkah ini.

"Mudah-mudahan dengan dipindahkannya Pasar Kabangan ke Pasar Jongke, Pasar Kabangan menjadi tempat parkir untuk Batik Laweyan. Oleh-oleh di situ bisa ramai," jelasnya.

Ketersediaan lahan parkir akab memicu semakin banyaknya pengunjung wisata di sekitarnya.

"Ini juga meramaikan Kampung Batik Laweyan. Untuk parkir sangat sulit. Tapi di 2023 ini sudah dipindah," tuturnya.

Ini menjadi fasilitas yang cukup penting bagi para wisatawan.

Baca juga: Soal Isu Kaesang Mau Maju Jadi Calon Wali Kota Solo, Gibran: Tidak, Saya Masih Disini  

"Di situ untuk parkir bus dan lain sebagainya. Mudah-mudahan menjadi satu fasilitas untuk para wisatawan," jelasnya.

"Tidak seperti sekarang bus parkir di pinggir jalan," tambahnya.

Saat ini bus banyak parkir di badan jalan karena tidak adanya fasilitas ini.

Menurutnya ini merupakan usulan yang sudah lama diutarakan oleh pihaknya.

"Pemerintah daerah sudah mendengarkan usulan kami walaupun pelaksanaannya agak terlambat," terangnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved