Berita Persis Solo
Acara HUT ke-23 Pasoepati di Museum Titik Nol Pasoepati, Mengenang Berdirinya Pasoepati Tahun 2000
Pasoepati merayakan hari jadinya ke-23 secara sederhana di tempat Mayor Haristanto, Republik Aeng-Aeng.
Penulis: Aryadi Putra | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Aryadi Armi Syah Putra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasoepati merayakan hari jadinya ke-23 secara sederhana di tempat Mayor Haristanto, Republik Aeng-Aeng.
Republik Aeng-Aeng sendiri atau biasa disebut Museum Titik Nol Pasoepati ini beralamat di Jalan Kolonel Sugiyono No.37 Surakarta.
Baca juga: Persis Solo Bisa Pincang, Kiper Andalan M Riyandi Cedera, Kini Harus Menepi Selama 8 Bulan Lamanya
Acara Kamis (9/2/2023). dilakukan proses pemotongan kue, doa bersama dan diskusi santai.
Wasekjen Pasoepati, Isnaini Muhamad menyebut alasan acara ini digelar di Museum Titik Nol Pasoepati karena untuk flashback awal mula berdirinya Pasoepati.
"Acara Pasoepati ke-23 ini kita mengambil di tempat Pak Mayor ini kan berdirinya Pasoepati disini dan harapannya dengan flashback napak tilas ini jiwa-jiwa Pasoepati semakin bertambah lebih baik lagi," jelasnya
"Ibaratnya kita disini mengenang Pasoepati dari tahun 2000-2023, ini kan perjalanan yang panjang sebagai modal kita untuk berbenah kedepan seperti apa," tambahnya
Isnaini Muhamad juga menerangkan pembahasan apa yang ada dalam diskusi singkat di Museum titik nol pasoepati.
"Di acara ini kita dijelaskan banyak sekali tentang sejarah dan awal terbentuknya Pasoepati dan bagaimana cara mengumpulkan pemuda-pemuda saat itu," terangnya
"Kemudian ada pula masukan ketika ada masalah diselesaikan seperti apa, semua disampaikan disini tadi, karena kedepan kita akan selalu berbenah dan dalam organisasi pasti ada kekurangan," ungkapnya
Baca juga: HUT ke-23 Pasoepati, Para Pemain hingga Pelatih Persis Solo Berikan Ucapan Ulang Tahun
Isnaini Muhamad juga menyampaikan harapan Pasoepati kedepannya seperti apa.
"Semakin solid, semakin kompak dan lebih baik lagi," ucapnya
Ia mengatakan Pasoepati akan segera melaksanakan kongres dan berharap calon Presiden berikutnya bisa membawa nama besar Pasoepati dengan sebaik mungkin.
"Apalagi kita kedepan akan melaksanakan kongres pemilihan presiden dan wakil presiden Pasoepati yang baru dan disitulah kita akan belajar dari sejarah itu," jelasnya
"Harapannya calon besok lebih baik lagi dari yang kemarin," ujarnya
Wasekjen Pasoepati ini berharap calon Presiden baru bisa mengerti sejarah besar Pasoepati.
"Harapannya para presiden nanti akan tahu tentang sejarah Pasoepati seperti apa sehingga menjadi sukses sebesar ini," terangnya
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Acara-Hut-Pasoepati-ke-23-di-Museum-Titik-Nol-Pasoepati.jpg)